Tim KKN-R TIM II UNDIP 2026, menginisiasi program pembuatan dan pengelolaan website resmi Desa Kauman
Jatengx.com, Boyolali — Di tengah pesatnya transformasi digital yang merambah hingga ke sistem pemerintahan desa, masih banyak desa yang potensinya belum dikenal luas hanya karena tidak memiliki kanal informasi resmi. Kondisi serupa ditemui di Desa Kauman, Kecamatan Wonosegoro, Kabupaten Boyolali.
Berdasarkan hasil observasi dan keterangan dari kepala desa, Desa Kauman belum memiliki website resmi, sementara akun media sosial yang sebelumnya ada tidak dikelola secara aktif. Akibatnya, profil desa, potensi UMKM, hingga kegiatan masyarakat belum terdokumentasi dan sulit diakses oleh masyarakat luas.
Menjawab persoalan tersebut, Alfarel Nawall Putra Shadat, mahasiswa Teknik Komputer Fakultas Teknik yang tergabung dalam tim KKN-R TIM II UNDIP 2026, menginisiasi program pembuatan dan pengelolaan website resmi Desa Kauman.
Website desa pada dasarnya berfungsi sebagai etalase digital sekaligus kanal komunikasi resmi antara pemerintah desa dan masyarakat. Melalui satu alamat yang dapat diakses siapa saja, warga maupun pihak luar dapat menemukan informasi desa tanpa harus datang langsung ke balai desa.
Website yang dibangun diberi nama PUSAKA, singkatan dari PUsat informasi dan promoSi potensi desA KAuman, dan dapat diakses melalui alamat https://pusaka-web-ten.vercel.app.
Portal ini memuat beberapa kanal utama, yaitu halaman profil desa yang berisi gambaran umum dan sejarah Desa Kauman; kanal berita dan program kerja KKN sebagai dokumentasi kegiatan; katalog UMKM yang menampilkan produk-produk warga beserta informasi pemesanannya; halaman layanan kesehatan berisi edukasi dan informasi fasilitas kesehatan desa; serta kanal aspirasi warga sebagai sarana penyampaian pengaduan dan masukan kepada pemerintah desa.
Selain website, program ini juga mencakup pembuatan email resmi desa dan integrasi Google Form ke dalam portal. Email resmi desa berfungsi sebagai identitas digital yang dibutuhkan untuk surat-menyurat elektronik, pendaftaran layanan daring, serta pengelolaan seluruh akun desa agar tidak lagi bergantung pada akun pribadi perangkat desa.
Sementara Google Form yang tertaut langsung di halaman aspirasi memungkinkan warga menyampaikan pengaduan kapan saja, dan seluruh masukan yang masuk otomatis terekap rapi sehingga lebih mudah ditindaklanjuti.
Manfaatnya terasa langsung dalam keseharian. Warga lebih mudah mengakses informasi tanpa harus menunggu jam pelayanan, pelaku UMKM memperoleh etalase promosi tanpa biaya, dan Desa Kauman berpeluang ditemukan oleh calon pembeli maupun mitra melalui mesin pencari.
Program ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) ke-9, yaitu Industri, Inovasi, dan Infrastruktur (Industry, Innovation and Infrastructure), melalui pembangunan infrastruktur digital berupa website resmi desa yang mendorong inovasi tata kelola informasi dan pelayanan publik di tingkat desa.
Kehadiran PUSAKA memperluas akses terhadap teknologi informasi bagi masyarakat desa, mendukung promosi produk UMKM secara digital, serta membuka peluang konektivitas yang lebih luas antara Desa Kauman dengan masyarakat, calon mitra, dan pasar yang lebih besar melalui pemanfaatan teknologi.
Program ini merupakan bagian dari program multidisiplin 1 bertajuk “PUSAKA” dengan tema besar “Pemberdayaan Potensi Desa Kauman Melalui Digitalisasi”. Sasaran program adalah warga Desa Kauman serta masyarakat luas sebagai pengakses informasi desa.
Pelaksanaan diawali dengan perancangan struktur dan menu website, dilanjutkan pembangunan portal, pembuatan email resmi desa, dan penyusunan Google Form aspirasi yang ditautkan ke halaman website. Pengisian konten dikerjakan bersama rekan satu tim dari berbagai program studi, mulai dari profil dan sejarah desa, potensi pertanian dan UMKM, informasi legalitas usaha dan perpajakan, edukasi kesehatan, hingga katalog dan alur pemesanan produk UMKM. Sebagai penutup rangkaian, dilakukan pendampingan kepada perangkat desa agar website dapat dikelola secara mandiri setelah masa KKN berakhir.
“Website ini kami buat bukan sekadar untuk memenuhi program kerja, tetapi supaya Desa Kauman punya rumah digital sendiri. Semua informasi desa, mulai dari profil, kegiatan, sampai produk UMKM, sekarang bisa diakses dalam satu portal. Harapannya setelah KKN selesai, perangkat desa bisa terus mengisinya, sehingga Kauman semakin dikenal masyarakat luas,” ujar Alfarel.
Melalui program ini, diharapkan Desa Kauman memiliki media informasi resmi yang aktif dan berkelanjutan, sehingga potensi desa dapat dipromosikan lebih luas, komunikasi antara pemerintah desa dan warga menjadi lebih terbuka, serta digitalisasi desa dapat terus berjalan meski kegiatan KKN telah usai, sebagai wujud kontribusi nyata terhadap pembangunan infrastruktur digital dan inovasi di tingkat desa.
Penulis : Alfarel Nawall Putra Shadat
Editor: Azis



