Mahasiswa paparkan materi dampak pinjol (peminjaman online) dan judi online kepada siswa SMPN 2 Kademan
Jatengx.com, Batang — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) memberikan edukasi mengenai bahaya pinjaman online (pinjol) dan judi online (judol) kepada 124 siswa SMP Negeri 2 Kandeman, Desa Karanggeneng, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, pada (8/8/2026).
Kegiatan bertajuk “GenRe Legal Challenge: Membangun Generasi Berencana yang Sadar Hukum” tersebut bertujuan mengenalkan kepada remaja mengenai risiko, dampak, serta konsekuensi hukum dari penggunaan pinjaman online dan keterlibatan dalam judi online.
Materi disampaikan oleh mahasiswa Fakultas Hukum Undip yang tergabung dalam Tim II KKN Undip. Siswa diberikan pemahaman mengenai berbagai risiko yang dapat muncul dari penggunaan layanan digital secara tidak bijak.
Mahasiswa menjelaskan bahwa kemudahan teknologi perlu diikuti dengan pengetahuan dan tanggung jawab. Pinjaman online dan judi online dapat menimbulkan berbagai persoalan apabila digunakan tanpa mempertimbangkan risiko maupun aturan yang berlaku.
“Melalui edukasi ini, kami ingin siswa memahami bahwa penggunaan teknologi juga memiliki risiko dan konsekuensi hukum. Karena itu, mereka perlu lebih bijak dan berhati-hati dalam menggunakan layanan digital,” ujar mahasiswa KKN Undip.
Selama kegiatan berlangsung, siswa mengikuti pemaparan materi dengan antusias. Mereka diajak mengenali berbagai bentuk risiko yang mungkin dihadapi ketika menggunakan pinjaman online maupun terlibat dalam judi online.
Kegiatan tersebut juga menjadi upaya untuk menanamkan kesadaran hukum sejak usia sekolah. Dengan memahami risiko sejak dini, siswa diharapkan dapat lebih kritis dalam menerima berbagai tawaran layanan digital yang mereka temui.
Meski berjalan dengan baik, kegiatan menghadapi kendala berupa keterbatasan waktu. Kondisi tersebut membuat materi mengenai risiko dan konsekuensi hukum harus disampaikan secara ringkas.
Mahasiswa KKN berharap edukasi mengenai penggunaan teknologi secara bijak dapat dilanjutkan oleh pihak sekolah melalui kegiatan pembinaan maupun penyuluhan. Penguatan secara berkelanjutan dinilai penting agar siswa semakin memahami risiko penggunaan layanan digital.
Melalui program “GenRe Legal Challenge”, mahasiswa KKN Undip berupaya membekali siswa dengan pengetahuan hukum sekaligus mendorong mereka menjadi generasi muda yang kritis, bijak, dan bertanggung jawab dalam menggunakan teknologi.
Penulis: Tim KKN Universitas Diponegoro
Editor: Azis



