Mahasiswa KKN Undip Ajak siswa SDN 02 Tragung Menabung sejak dini
Jatengx.com, Batang — Mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro (UNDIP) mengajak siswa SDN 02 Tragung, Kabupaten Batang, untuk mengenal pentingnya menabung dan mencatat keuangan sejak dini melalui kegiatan Workshop Eco Piggy Bank yang dilaksanakan pada Jum’at (31/7/2026).
Kegiatan ini menggabungkan edukasi literasi keuangan dengan pemanfaatan botol plastik bekas sebagai media untuk membuat celengan sederhana.
Nashwa Nurul Azizah, Mahasiswa KKN Undip dari Program Studu D4 Akuntansi Perpajakan selaku pelaksan mengusung tema “Penguatan Kesehatan dan Kebersihan Lingkungan melalui Edukasi dan Pemberdayaan Masyarakat”.
Kegiatan menyasar siswa kelas IV SDN 02 Tragung dan dikemas secara interaktif agar materi mengenai pengelolaan keuangan dapat lebih mudah dipahami.
Siswa tidak hanya diperkenalkan pada pentingnya menyisihkan uang, tetapi juga diajak memahami bagaimana mencatat dan memantau perkembangan tabungan mereka.
Dalam kegiatan tersebut, siswa menggunakan botol plastik bekas sebagai celengan. Nashwa menyampaikan pemanfaatan botol plastik dipilih untuk menunjukkan bahwa barang yang sudah tidak terpakai masih dapat diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat sekaligus menjadi media pembelajaran yang dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa.
Selain membuat celengan, siswa juga diperkenalkan dengan buku tabungan mini sebagai pelengkap Eco Piggy Bank. Melalui buku tersebut, siswa belajar mencatat uang yang ditabung, uang yang digunakan, serta saldo tabungan secara sederhana.
Siswa kemudian diajak menentukan target tabungan dan mencatat perkembangan tabungan mereka secara berkala. Dengan cara tersebut, kegiatan menabung tidak hanya dilakukan dengan menyimpan uang, tetapi juga disertai kebiasaan untuk mengetahui jumlah uang yang telah terkumpul dan melihat perkembangan menuju target yang ingin dicapai.
Antusiasme siswa terlihat selama kegiatan berlangsung. Mereka mengikuti penjelasan dan praktik dengan menggunakan celengan yang dibuat dari botol plastik bekas. Kegiatan tersebut membuat pembelajaran mengenai keuangan dan pemanfaatan barang bekas menjadi lebih dekat dengan pengalaman siswa sehari-hari.
Nashwa Nurul Azizah, mahasiswa Sekolah Vokasi, Program Studi D4 Akuntansi Perpajakan Universitas Diponegoro, menyampaikan bahwa kebiasaan menabung perlu dikenalkan melalui kegiatan sederhana yang dapat dilakukan anak-anak dalam kehidupan sehari-hari.
“Saya ingin mengajak anak-anak memahami bahwa menabung tidak harus dimulai dari jumlah yang besar. Dengan menyisihkan uang sedikit demi sedikit dan mencatat perkembangannya, mereka dapat belajar untuk lebih disiplin sekaligus memiliki target yang ingin dicapai.”jelasnya.

Kegiatan pemanfaatan botol plastik sebagai media celengan juga mendapat dukungan dari pihak SDN 02 Tragung. Kepala SDN 02 Tragung menyampaikan bahwa edukasi mengenai sampah plastik sesuai dengan permasalahan yang masih dihadapi di lingkungan sekolah.
“Pendapat saya tentang kegiatan edukasi yang dilakukan oleh kakak-kakak KKN tentang sampah plastik, saya sangat mendukung sekali karena kegiatan ini memang sesuai dengan permasalahan yang sedang kami hadapi pada saat sekarang ini. Dan semoga saja kegiatan ini dapat membantu menyelesaikan ataupun menumbuhkan kesadaran anak-anak terhadap pentingnya mengelola sampah plastik.” ungkapnya
Menurut Kepala SDN 02 Tragung, kegiatan tersebut juga memberikan manfaat dalam membantu siswa membedakan sampah plastik yang masih dapat dimanfaatkan kembali dengan sampah organik yang dapat terurai secara alami. Siswa dinilai menjadi lebih bijak dalam membuang sampah sehingga kondisi lingkungan sekolah menjadi lebih tertib.
Pihak sekolah berharap siswa dapat semakin mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, seperti gelas plastik dan botol air mineral, salah satunya dengan membawa tumbler dari rumah
Ia juga menambahkan, apabila masih menggunakan kemasan plastik, siswa diharapkan dapat membuangnya dengan tertib dan memanfaatkannya kembali menjadi barang yang berguna.
Melalui Workshop Eco Piggy Bank, siswa diajak melihat bahwa kegiatan menabung dan kepedulian terhadap lingkungan dapat dilakukan melalui langkah sederhana.
Satu botol plastik bekas dapat dimanfaatkan menjadi celengan, sementara kebiasaan mencatat membantu siswa belajar mengelola tabungan dan bertanggung jawab terhadap uang yang mereka miliki.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi siswa untuk membangun kebiasaan menabung secara konsisten sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap pemanfaatan barang bekas. Dari kebiasaan sederhana tersebut, siswa dapat mulai belajar mengelola uang dan menjaga lingkungan sejak usia dini.
Penulis: Nashwa Nurul Azizah
Mahasiswa Sekolah Vokasi, Program Studi D4 Akuntansi Perpajakan, Universitas Diponegoro
Editor: Azis



