Mahasiswa kenalkan siswa mengenai metode jarimatika dan berbagai strategi berhitung cepat dalam operasi perkalian
Jatengx.com, Batang — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Tim II Universitas Diponegoro melalui Program Sosial Kemasyarakatan bertema “Penguatan Edukasi bagi Siswa Sekolah Dasar Desa Karanggeneng melalui Literasi dan Numerasi” sukses melaksanakan kegiatan kelas Fun Math bagi siswa kelas 5 SDN 1 Karanggeneng, Desa Karanggeneng, Kecamatan Kandeman. Kegiatan pembelajaran ini dilaksanakan dalam tiga pertemuan, yaitu pada 25 Juli, 1 Agustus, dan 7 Agustus 2026.
Kegiatan Fun Math merupakan salah satu bentuk penguatan edukasi numerasi yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan berhitung siswa sekolah dasar melalui pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan.
Program yang diinisiasi oleh Hastary Furry Andrie, mahasiswa Program Studi Matematika, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro, ini berfokus pada pengenalan metode jarimatika serta berbagai tips dan trik berhitung cepat dalam operasi perkalian.
Selama kegiatan berlangsung, siswa tidak hanya mendapatkan pemaparan materi, tetapi juga diajak untuk mempraktikkan secara langsung metode yang telah dipelajari. Penyampaian materi dikemas secara singkat dan interaktif, kemudian dilanjutkan dengan praktik, permainan edukatif, serta latihan soal yang bertujuan untuk melatih kemampuan berhitung siswa.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN berperan dalam menyampaikan materi mengenai metode jarimatika dan berbagai strategi berhitung cepat dalam operasi perkalian.
Siswa diberikan kesempatan untuk mencoba dan mempraktikkan metode tersebut secara langsung. Dengan demikian, proses pembelajaran tidak hanya berlangsung secara satu arah, tetapi juga mendorong siswa untuk aktif berpartisipasi selama kegiatan.
Antusiasme siswa kelas 5 terlihat selama kegiatan berlangsung. Suasana pembelajaran yang santai dan menyenangkan membuat siswa lebih aktif dalam mengikuti setiap kegiatan.
Melalui metode tersebut, siswa diajak untuk mengenal bahwa matematika, khususnya kegiatan berhitung, dapat dipelajari dengan cara yang sederhana, menarik, dan menyenangkan.

Sebagai bentuk evaluasi terhadap pemahaman peserta, kegiatan ditutup dengan tantangan berhitung cepat. Siswa diberikan 50 soal yang harus diselesaikan dalam waktu 10 menit.
Berdasarkan hasil evaluasi, peserta mampu mengerjakan soal dengan baik. Hal tersebut menunjukkan bahwa materi mengenai metode jarimatika serta tips dan trik berhitung cepat yang diberikan dapat dipahami dan diterapkan oleh siswa.
Selain evaluasi, kegiatan juga diakhiri dengan sesi surat-menyurat antara mahasiswa KKN dan siswa kelas 5 sebagai bentuk apresiasi dan kenang-kenangan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan foto bersama siswa peraih nilai tertinggi dalam evaluasi, foto bersama, serta pembuatan konten bersama siswa kelas 5 sebagai dokumentasi dan bentuk keseruan di akhir rangkaian program.
Editor: Azis



