Mahasiswa KKN Undip Hadirkan Website Profil Desa Berbasis Pemetaan Digital, Pada (13/8)
Jatengx.com, Pemalang – Jika selama ini profil suatu desa hanya bisa dilihat lewat papan informasi atau dokumen fisik yang jarang diperbarui, kini Desa Cibiyuk, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Pemalang punya cara baru untuk memperkenalkan dirinya.
Melalui program kerja Multidisiplin 2 “Pemetaan Tata Letak dan Zonasi Spasial Terpadu Berbasis Digitalisasi Desa Cibiyuk”, mahasiswa KKN Universitas Diponegoro Tim II TA 2025/2026 menghadirkan website resmi sebagai identitas digital desa yang bisa diakses kapan saja, di mana saja, hanya dengan sekali pindai QR Code.
Dalam program besar pemetaan wilayah ini, mahasiswa program studi Administrasi Bisnis mengambil peran khusus dalam pemanfaatan teknologi digital untuk penyajian informasi pemetaan wilayah Desa Cibiyuk melalui website, yang dirancang sekaligus sebagai profil dan identitas desa.
Tim pemetaan bertugas mengumpulkan dan mengolah data kewilayahan, peran ini berfokus pada bagaimana seluruh data tersebut dapat “berbicara” kepada masyarakat luas melalui tampilan digital yang mudah diakses, informatif, dan terstruktur.
Mahasiswa yang mengambil peran dalam pengembangan website ini menjelaskan bahwa kehadiran media digital menjadi jawaban atas kebutuhan desa akan identitas yang mudah dikenali.
“Selama ini informasi mengenai wilayah dan profil desa masih tersebar dan sulit diakses secara cepat. Melalui website ini, kami ingin menghadirkan satu wadah yang memuat semua informasi penting tentang Desa Cibiyuk, mulai dari peta wilayah, sarana dan prasarana, hingga profil desa, agar masyarakat maupun pihak luar dapat mengenal Cibiyuk hanya dengan membuka satu tautan,” ujarnya.
Proses pengembangan website ini diawali dengan menyusun struktur informasi berdasarkan hasil pemetaan wilayah yang telah dikumpulkan tim, seperti peta blok, peta persebaran sarana prasarana, serta kawasan permukiman dan persawahan.
Data tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam tampilan digital yang ringkas dan mudah dipahami, dilengkapi dengan profil desa, visi dan misi, lembaga desa, hingga informasi fasilitas umum.
Mahasiswa juga menyiapkan website telah dintegrasikan dengan QR Code yang tercetak pada peta fisik, sehingga masyarakat cukup memindai kode tersebut untuk langsung mengakses informasi lengkap secara digital.
Meski demikian, proses penyusunan website ini tidak lepas dari tantangan. Ketersediaan dan validitas data pemetaan yang masih terbatas menjadi kendala utama, mengingat sebagian data wilayah memerlukan pengecekan ulang agar informasi yang ditampilkan benar-benar akurat.
Mahasiswa tidak menyerah mereka secara intensif melakukan koordinasi dengan perangkat Desa Cibiyuk guna memverifikasi dan memperbarui data yang akan dimuat. Ke depan, proses verifikasi dan pembaruan data ini akan terus dilakukan secara berkala bersama perangkat desa, sekaligus menjadi bagian dari penyempurnaan tampilan dan isi website agar tetap relevan dan up to date.

Kepala Desa Cibiyuk, Bapak Karsidi, menyambut baik kehadiran website ini sebagai identitas baru desanya di ranah digital.
“Kami merasa terbantu sekali dengan adanya website ini. Sekarang Desa Cibiyuk punya wajah digital yang bisa diakses siapa saja, kapan saja. Ini bukan hanya soal informasi, tapi juga soal kebanggaan desa yang kini bisa dikenal lebih luas,” ungkapnya.
Dengan hadirnya website profil Desa Cibiyuk ini, informasi kewilayahan dan identitas desa kini tidak lagi terbatas pada media fisik, melainkan dapat terus berkembang mengikuti kebutuhan masyarakat maupun pemerintah desa di masa mendatang.
Penulis/Reporter : Anindiva Syaibina
Kontak Media / Humas Kelompok : @cibiyukukuruyuk
Editor: Azis



