Mahasiswa bersama pelaku UMKM lele seusai edukasi Pengelolaan Pakan untuk Tekan Pembentukan Amonia pada Budidaya Lele
Jatengx.com, Sragen — Siti Fatimah Cikal Sa’adah, mahasiswa Program Studi Kimia, Fakultas Sains dan Matematika Universitas Diponegoro (UNDIP), melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) mengenai pengelolaan pakan pada budidaya ikan lele di Desa Wonorejo, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Sragen.
Program bertajuk “Edukasi Pengelolaan Pakan untuk Meminimalkan Pembentukan Amonia pada Budidaya Ikan Lele” ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengelolaan pakan dalam menjaga kualitas lingkungan kolam. Ia menegaskan pemberian pakan secara berlebihan dapat meninggalkan sisa pakan yang kemudian terurai dan berkontribusi terhadap pembentukan senyawa nitrogen, salah satunya amonia.
Dari sisi kimia, pembentukan amonia berkaitan dengan proses penguraian senyawa organik yang mengandung nitrogen di dalam kolam. Jika jumlahnya meningkat, amonia dapat memengaruhi kualitas air dan berisiko mengganggu kondisi serta pertumbuhan ikan lele.
“Pengelolaan pakan bukan hanya berkaitan dengan seberapa banyak ikan diberi makan, tetapi juga dengan kualitas air kolam. Sisa pakan yang terus menumpuk dapat terurai dan meningkatkan pembentukan amonia,” ujarnya.
Mahasiswa merealisakan kegiatan ini dengan melakukan observasi dan edukasi. Pada tahap pertama mahasiswa melakukan observasi dan wawancara kepada UMKM budidaya lele terkait pola pemberian pakan. Ia menyampaikan hasil tersebut menunjukkan pelaku UMKM budidaya lele belum begitu tau secara dalam mengenai dampak pemberian makan terhadap kualitas air kolam.
Setelah mengetahui pola pemberian makan, mahasiswa melakukan edukasi mengenai hubungan antara pemberian pakan, sisa pakan, pembentukan amonia, serta dampaknya terhadap lingkungan kolam. Mahasiswa. Siti Fatimah Cikal Sa’adah menjelaskan pemberian pakan yang lebih terukur menjadi salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi penumpukan sisa pakan.
Melalui kegiatan ini, pemilik dan pengelola budidaya lele diharapkan dapat lebih memahami keterkaitan antara pengelolaan pakan dan kondisi kimia air kolam, sehingga pemberian pakan dapat dilakukan secara lebih efisien sekaligus mendukung pertumbuhan ikan yang lebih optimal.
Penulis: Siti Fatimah Cikal Sa’adah
Editor: Azis



