
Desa Krobokan, 14 Juli 2026 — Melatih logika berpikir siswa tidak selalu harus dilakukan dengan rumus atau hitungan yang rumit. Melalui pendekatan yang sederhana dan menyenangkan, sebuah teka-teki logika dapat menjadi sarana efektif untuk mengenalkan konsep berpikir komputasi kepada siswa. Hal tersebut menjadi salah satu pendekatan yang dilakukan KKN-R Tim II Desa Krobokan melalui kegiatan edukasi “Prinsip Computational Thinking” di SDN 2 Krobokan, Selasa (14/7).
Kegiatan yang dilaksanakan oleh Muhammad Shafwan Raihan S, mahasiswa Program Studi Informatika, Fakultas Sains dan Matematika, yang tergabung dalam KKN-R Tim II Desa Krobokan, tersebut diikuti oleh 10 siswa kelas 6 SD. Kegiatan dirancang untuk mengenalkan pentingnya melatih logika kepada siswa melalui pengimplementasian prinsip computational thinking, sebagai bagian dari upaya peningkatan dan pengembangan kompetensi siswa yang sejalan dengan SDG poin keempat, yaitu Quality Education.
Kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai apa itu computational thinking dan mengapa cara berpikir ini penting untuk dilatih sejak dini. Siswa diperkenalkan pada konsep dasar berpikir komputasi dengan pendekatan sederhana agar mudah dipahami sesuai tingkat pemahaman siswa sekolah dasar.
Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi quiz yang dirancang untuk melatih logika masing-masing siswa. Soal yang diberikan berupa teka-teki penyelesaian solusi “Peternak Menyeberangi Sungai”, di mana siswa diminta menyusun strategi agar seorang peternak dapat menyeberangkan seekor kambing, seekor serigala, dan sekeranjang sayur secara bergantian tanpa ada yang saling memangsa. Melalui teka-teki tersebut, siswa diajak untuk berpikir secara runtut, memecah masalah menjadi bagian-bagian kecil, dan menemukan pola penyelesaian, yang merupakan inti dari cara berpikir komputasi.
Antusiasme siswa terlihat selama kegiatan berlangsung. Para siswa tampak aktif berdiskusi dan saling bertukar strategi untuk menemukan jawaban yang tepat. Antusiasme semakin terlihat ketika siswa berhasil menyelesaikan teka-teki dan menjelaskan langkah-langkah penyelesaian yang mereka susun.
Muhammad Shafwan Raihan S berharap kegiatan ini dapat membantu siswa memahami bahwa logika berpikir sangat penting untuk dilatih sejak dini.
“Saya berharap melalui kegiatan ini, siswa dapat memahami bahwa berpikir secara logis dan terstruktur bukan hanya berguna dalam pelajaran, tetapi juga dalam menyelesaikan masalah sehari-hari. Teka-teki sederhana seperti ‘Peternak Menyeberangi Sungai’ saja sudah melatih siswa untuk berpikir sistematis. Saya ingin mereka terbiasa memecah masalah besar menjadi langkah-langkah kecil yang lebih mudah diselesaikan.”
Melalui kegiatan tersebut, siswa tidak hanya diajak untuk mengenal konsep computational thinking, tetapi juga dilatih untuk berpikir secara runtut dan sistematis dalam menyelesaikan suatu persoalan. Kegiatan edukasi prinsip computational thinking terlaksana dengan baik, ditandai dengan keberhasilan siswa/siswi SD dalam menerapkan cara berpikir komputasi melalui teka-teki logika dan quiz permainan penyelesaian “Peternak Menyeberangi Sungai”.
Kegiatan edukasi ini menjadi salah satu bentuk kontribusi KKN-R Tim II Desa Krobokan dalam menghadirkan pengalaman belajar yang kreatif dan relevan dengan kebutuhan siswa di era digital. Diharapkan, kemampuan berpikir logis dan sistematis yang ditumbuhkan melalui kegiatan ini dapat terus siswa kembangkan dalam proses belajar mereka sehari-hari.
Penulis/Reporter: Muhammad Shafwan Raihan S
Fotografer: Divisi PDD KKN-R Tim II Desa Krobokan
Instagram: @kkn.krobokan.undip



