
Mahasiswa KKN UNDIP Dampingi UMKM Olahan Lele Desa Wonorejo Perkuat Informasi Label Produk
Sragen – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (UNDIP) melaksanakan program pendampingan kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) olahan lele di Desa Wonorejo. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pelaku usaha mengenai pentingnya kelengkapan informasi pada label produk sebagai bagian dari upaya memperkuat perlindungan konsumen.
Program tersebut dilaksanakan oleh Salma Ovina, mahasiswa Fakultas Hukum UNDIP, melalui program “Penguatan Perlindungan Konsumen melalui Pendampingan Kelengkapan Informasi Label Produk UMKM Olahan Lele di Desa Wonorejo”.
Pendampingan dilakukan dengan mengidentifikasi dan mengevaluasi kelengkapan informasi yang tercantum pada label produk olahan lele. Meskipun pelaku UMKM telah memiliki legalitas dasar seperti PIRT, masih ditemukan produk yang belum mencantumkan informasi label secara lengkap sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Kelengkapan informasi pada label menjadi salah satu hal penting dalam memberikan perlindungan kepada konsumen. Informasi yang jelas, benar, dan mudah dipahami dapat membantu konsumen mengetahui produk yang akan dibeli sekaligus meningkatkan kepercayaan terhadap produk UMKM.
Dalam pelaksanaannya, Salma melakukan pendampingan evaluasi label dengan menggunakan checklist kelengkapan informasi label produk. Kegiatan juga dilengkapi dengan penyuluhan mengenai perlindungan konsumen dan ketentuan pelabelan pangan, serta pemberian rekomendasi perbaikan informasi agar label produk olahan lele lebih jelas dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Pendampingan ini diharapkan dapat membantu pelaku UMKM memahami pentingnya informasi pada label produk, sehingga konsumen memperoleh informasi yang jelas dan benar mengenai produk yang mereka konsumsi,” ujar Salma.
Selain pendampingan secara langsung, kegiatan juga menghasilkan media edukasi berupa poster atau leaflet mengenai perlindungan konsumen dan pentingnya kelengkapan informasi label produk. Media tersebut dapat digunakan oleh pelaku UMKM sebagai bahan edukasi dan evaluasi mandiri dalam memperbaiki informasi pada kemasan produknya.
Hasil evaluasi dan rekomendasi perbaikan label kemudian disampaikan kepada pelaku UMKM olahan lele sebagai pedoman dalam melengkapi informasi produk. Dengan adanya checklist evaluasi, pelaku usaha diharapkan dapat melakukan pengecekan secara mandiri dan meningkatkan kepatuhan terhadap ketentuan pelabelan pangan.
Program pendampingan ini turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) 12, yaitu Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, melalui peningkatan kesadaran pelaku usaha dalam memberikan informasi produk yang jelas dan benar kepada konsumen. Kegiatan ini juga mendukung SDGs 8, yaitu Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, melalui penguatan kapasitas UMKM agar dapat mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.
Melalui kegiatan KKN UNDIP tersebut, pendampingan diharapkan tidak hanya membantu pelaku UMKM olahan lele dalam memperbaiki informasi pada label produk, tetapi juga meningkatkan kesadaran mengenai perlindungan konsumen serta mendorong pengembangan usaha olahan lele di Desa Wonorejo secara berkelanjutan.
Penulis: Salma Ovina




