Mahasiswa ajak siswa menjaga kebersihan dan sadar hidup sehat melalui 8 misi yang dipaparkan
Jatengx.com, Sukoharjo – Mahasiswa KKN Reguler TIM II Universitas Diponegoro (Undip) melalui program kerja multidisiplin dari jurusan Administrasi Publik sukses menyelenggarakan program kerja Sosialisasi Program Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bagi Anak-Anak Desa Pojok yang bertempat di Lembaga Pendidikan Desa Pojok, pada Jumat, 31 Juli 2026.
Kegiatan ini diinisiasi sebagai upaya meningkatkan pemahaman anak-anak mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri, kesehatan, serta lingkungan sekitar. Dengan menyasar anak-anak Desa Pojok, program ini bertujuan untuk memberikan edukasi serta keterampilan praktis dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari melalui penyampaian materi yang sederhana dan mudah dipahami.
Farsya Aula Divia, mahasiswi jurusan Administrasi Publik serta pelaksana dari program tersebut, menjelaskan bahwa program ini dirancang agar memberikan dampak jangka panjang bagi anak-anak Desa Pojok.
“Saya melihat pentingnya memberikan pemahaman mengenai perilaku hidup bersih dan sehat sejak usia dini. Oleh karena itu, melalui program Sosialisasi PHBS, saya memberikan edukasi kepada anak-anak mengenai cara menjaga kebersihan diri dan lingkungan serta mengajarkan praktik Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) sebagai salah satu kebiasaan hidup sehat,” ujarnya.

Kegiatan sosialisasi ini juga sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) Nomor 4: Quality Education (Pendidikan Berkualitas), melalui upaya meningkatkan pengetahuan dan kesadaran anak-anak mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan sejak dini.
Pelaksanaan kegiatan diawali dengan pemaparan materi mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) secara sederhana dan interaktif, kemudian dilanjutkan dengan sesi praktik langsung Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) dengan langkah-langkah yang benar dan diiringi oleh lagu yang kreatif. Penyampaian materi dilakukan dengan bahasa yang mudah dipahami agar anak-anak dapat menerima informasi dengan baik.
Pada sesi praktik, anak-anak mengikuti setiap gerakan CTPS secara bersama-sama sambil mengikuti lagu, sehingga kegiatan berlangsung lebih menyenangkan. Anak-anak Desa Pojok tampak antusias mengikuti penyampaian materi dan praktik yang diberikan selama kegiatan berlangsung.
Respons positif tersebut disampaikan oleh Navisa, salah satu anak di Desa Pojok, yang menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi tersebut memberikan informasi baru mengenai perilaku hidup bersih dan sehat.
“Kegiatannya sangat seru dan membantu karena kami jadi lebih tahu tentang cara menjaga kebersihan dan kesehatan. Saya juga jadi tahu cara mencuci tangan pakai sabun dengan langkah yang benar,” ungkapnya.
Pihak Lembaga Pendidikan Desa Pojok, Ibu Arsem, juga menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kontribusi nyata dari para mahasiswa.
“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran adik-adik mahasiswa KKN. Program ini benar-benar membuka wawasan baru bagi anak-anak kami, khususnya dalam memahami pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat. Kami berharap apa yang diajarkan dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Kegiatan sosialisasi kemudian ditutup dengan sesi foto bersama antara mahasiswa KKN TIM II Undip, anak-anak di Desa Pojok, dan pihak-pihak Lembaga Pendidikan Desa Pojok sekaligus penyerahan media edukasi secara simbolis dan ramah tamah.
Penulis: Farsya Aula Divia
Editor: Azis



