
Batang, 24 Juli 2026 – Kelompok Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) TIM II dari Universitas Diponegoro sukses menyelenggarakan program kerja edukasi gizi balita bertajuk “PELITA: Edukasi Gizi Balita” di Balai Desa Terban, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang. Kegiatan yang menyasar ibu balita dan ibu hamil ini digagas oleh mahasiswa dari program studi Gizi dan Ilmu Kelautan sebagai upaya meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai gizi balita, keamanan dan kebersihan makanan, serta pentingnya konsumsi protein khususnya ikan, bagi tumbuh kembang anak.
Kegiatan diawali dengan pembukaan dan sesi perkenalan, dilanjutkan dengan pemaparan materi edukasi gizi oleh mahasiswa program studi Gizi. Sesi pertama, peserta mendapatkan penjelasan mengenai gizi seimbang untuk bayi, tekstur makanan bayi balita, dan porsi Makanan Pendamping ASI (MPASI) yang tepat, hingga pentingnya lemak sehat bagi anak.
“PMT yang diberikan bukan merupakan pengganti makanan balita biasanya tetapi sebagai tambahan,” salah satu poin yang disampaikan.
Mahasiswa juga menjelaskan bahwa kekhawatiran orang tua terhadap konsumsi lemak pada anak sebenarnya tidak perlu berlebihan, selama jenis lemak yang dikonsumsi berasal dari sumber yang sehat. “Lemak pada anak itu diperlukan untuk sumber energi dia bermain dan belajar, jadi tidak usah khawatir kalau anak banyak konsumsi lemak, yang perlu diperhatikan adalah jenis lemak yang masuk adalah lemak sehat yang dapat diperoleh dari hewani, buah-buahan seperti alpukat, santan, dan sumber-sumber lainnya,” jelasnya.
Materi kemudian dilanjutkan oleh mahasiswa program studi Ilmu Kelautan yang membahas pentingnya konsumsi ikan bagi pertumbuhan dan perkembangan balita, mengingat ikan merupakan sumber protein hewani yang mudah diakses oleh masyarakat.
Setelah pemaparan materi, acara dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab interaktif, termasuk permainan mitos fakta seputar gizi anak yang disambut antusias oleh peserta. Rangkaian kegiatan ditutup dengan pembagian makanan bergizi gratis (MBG) serta sesi foto bersama.
Sebagai bentuk tindak lanjut, peserta juga dibekali dengan leaflet edukasi gizi agar informasi yang telah disampaikan dapat dibaca kembali dan diingat hingga dirumah. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Undip berharap pengetahuan ibu mengenai gizi balita semakin bertambah dan dapat diterapkan dalam praktik pemberian makan sehari-hari di rumah masing-masing sehingga status gizi balita membaik dan menurunnya angka gizi kurang di wilayah Desa Terban.
Dosen Pembimbing Lapangan: Wimzy Rizqy Prahabta M.Sc., Apt.
Penulis: Dian Wahyu
Instagram: @kkn.terbanundip26





