
Pemalang, 27 Juli 2026 — Pengelolaan keuangan menjadi salah satu bagian penting dalam keberlangsungan usaha, termasuk bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di tingkat desa. Melihat pentingnya pencatatan transaksi yang tertib bagi perkembangan usaha, Nasywa Athanindya, mahasiswa KKN UNDIP Desa Babakan, melalui Program Sosial Kemasyarakatan Kelompok Sosial Humaniora menghadirkan kegiatan “From Local to Global: Penguatan Kapasitas dan Digitalisasi UMKM Desa Babakan menuju SDGs 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi)”.
Salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah pembuatan dan pengenalan Template Pembukuan Sederhana bagi pelaku UMKM Desa Babakan. Kegiatan ini dilaksanakan pada 27 Juli 2026 dengan tujuan membantu pelaku UMKM melakukan pencatatan transaksi usaha secara lebih mudah, sederhana, dan teratur.
Selama menjalankan usaha, pencatatan pemasukan dan pengeluaran menjadi hal yang penting untuk mengetahui kondisi keuangan usaha. Namun, dalam praktiknya, tidak semua pelaku UMKM memiliki sistem pembukuan yang sederhana dan mudah digunakan. Oleh karena itu, Nasywa berupaya menghadirkan template yang dapat digunakan sebagai alat bantu dalam mencatat transaksi harian tanpa memerlukan sistem pembukuan yang rumit.
Dalam kegiatan tersebut, Nasywa memberikan template pembukuan sederhana yang dapat digunakan untuk mencatat berbagai transaksi usaha, seperti pemasukan, pengeluaran, serta kondisi keuangan usaha. Template tersebut dirancang agar dapat dipahami dan digunakan secara praktis oleh pelaku UMKM dalam aktivitas usaha sehari-hari.
Kegiatan ini juga mendapatkan pendampingan dan penyampaian materi dari Mas Yoga selaku narasumber. Melalui kegiatan tersebut, pelaku UMKM tidak hanya memperoleh template pembukuan, tetapi juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya membedakan dan mencatat transaksi usaha secara teratur.
“Saya sendiri sebenarnya belum pernah melakukan pencatatan keuangan secara rutin. Semuanya masih dilakukan secara manual, sehingga saya tidak benar-benar tahu apakah usaha yang dijalankan mengalami untung atau rugi,” ujar Mas Yoga.
Mahasiswa KKN berharap adanya template pembukuan sederhana ini dapat menjadi langkah awal bagi pelaku UMKM Desa Babakan untuk mulai menerapkan pengelolaan keuangan yang lebih tertib. Dengan pencatatan yang teratur, pelaku usaha dapat lebih mudah mengetahui pemasukan dan pengeluaran serta menjadi lebih terbantu dalam mengambil keputusan terkait perkembangan usahanya.
Program ini merupakan bagian dari upaya mahasiswa KKN dalam mendukung SDGs 8, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan melalui penguatan kapasitas pelaku UMKM. Dari pencatatan transaksi yang sederhana, diharapkan UMKM Desa Babakan dapat semakin tertata dalam mengelola usahanya dan memiliki pondasi yang lebih kuat untuk berkembang dari tingkat lokal menuju jangkauan yang lebih luas.
Melalui program “From Local to Global”, mahasiswa KKN UNDIP Desa Babakan berupaya menunjukkan bahwa penguatan UMKM dapat dimulai dari hal-hal sederhana. Salah satunya melalui kebiasaan mencatat dan memahami kondisi keuangan usaha, yang menjadi bagian penting dalam membangun usaha yang lebih tertib, mandiri, dan berkelanjutan.
Penulis/Reporter: Nasywa Athanindya
Fotografer: Aisyah Ambar Sari
Kontak Media/Humas Kelompok: @kknrundip.babakan



