
BATANG – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro melalui program sosial kemasyarakatan memberikan psikoedukasi gizi seimbang melalui media pembelajaran trifold interaktif bagi siswa Sekolah Dasar di SDN Candiareng, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang. Program yang dilaksanakan oleh Fayya Amira, mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro, ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa mengenai gizi seimbang dan perilaku hidup sehat melalui pendekatan psikologi pendidikan yang disesuaikan dengan karakteristik belajar anak.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran anak mengenai pentingnya pola hidup sehat sejak usia sekolah. Edukasi mengenai gizi tidak hanya membutuhkan penyampaian informasi, tetapi juga metode yang mampu membuat anak terlibat aktif sehingga materi lebih mudah dipahami dan diingat.
Berangkat dari hal tersebut, digunakan media pembelajaran berbentuk papan trifold interaktif sebagai sarana dalam menyampaikan materi. Media tersebut dirancang dengan mempertimbangkan karakteristik dan kebutuhan belajar siswa sekolah dasar. Pendekatan psikologi pendidikan digunakan agar proses pembelajaran berlangsung secara aktif dan menyenangkan, sekaligus membantu siswa memahami materi mengenai gizi seimbang melalui media yang lebih menarik bagi anak.
Media pembelajaran papan trifold
Sebelum kegiatan, materi disusun dengan mempertimbangkan tahap perkembangan dan kemampuan belajar siswa. Media trifold kemudian digunakan untuk mendukung penyampaian edukasi agar siswa tidak hanya menerima materi secara verbal, tetapi juga dapat berinteraksi dengan media pembelajaran yang telah disiapkan.
Materi yang diberikan berfokus pada gizi seimbang, pilihan makanan sehat, serta pentingnya menerapkan perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Penyampaian dilakukan secara aktif dan menyenangkan sehingga siswa memperoleh kesempatan untuk terlibat selama proses edukasi. Seluruh siswa dalam satu kelas juga diperintahkan untuk maju satu per satu ke depan untuk bermain game edukasi untuk menerapkan apa yang telah mereka pelajari serta bersifat reflektif. Penguatan positif berupa dukungan verbal dan hadiah kecil-kecilan berupa peralatan sekolah juga diberikan untuk meningkatkan semangat belajar dan partisipasi siswa.
Penggunaan media interaktif menjadi salah satu upaya untuk menjembatani materi kesehatan dengan cara belajar anak. Alih-alih hanya menyampaikan konsep secara satu arah, kegiatan dirancang agar siswa dapat belajar melalui pengalaman yang lebih konkret dan menarik. Pendekatan tersebut juga menjadi bentuk penerapan ilmu psikologi, khususnya psikologi pendidikan, dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Psikoedukasi interaktif gizi seimbang
“Kami melihat bahwa edukasi mengenai gizi seimbang kepada anak-anak tidak cukup jika hanya disampaikan melalui penjelasan secara verbal. Anak-anak memiliki karakteristik belajar yang cenderung lebih mudah memahami informasi ketika mereka dapat melihat dan berinteraksi langsung dengan media pembelajaran. Karena itu, kami menyusun media dalam bentuk papan trifold interaktif agar proses belajar tidak terasa membosankan, sekaligus memberi kesempatan kepada anak-anak untuk terlibat secara langsung,” ucap Fayya Amira selaku pelaksana program kegiatan.
Kegiatan terlaksana dengan baik dan siswa menunjukkan partisipasi aktif selama proses edukasi. Melalui kegiatan tersebut, siswa memperoleh pemahaman mengenai gizi seimbang, pilihan makanan yang sehat, serta pentingnya menerapkan perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Siswa berdiskusi dengan aktif
Program ini juga menjadi bagian dari upaya KKN dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat Desa Candiareng melalui edukasi sejak dini. Melalui edukasi yang diberikan kepada anak, pengetahuan mengenai gizi seimbang diharapkan tidak berhenti pada siswa sebagai peserta kegiatan, tetapi dapat dibawa ke lingkungan keluarga. Anak dapat menjadi bagian dari proses pembiasaan perilaku hidup sehat melalui pilihan makanan dan kebiasaan sehari-hari yang lebih baik.
Program ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan bagi anak dapat dikemas melalui pendekatan yang lebih dekat dengan dunia belajar mereka. Trifold interaktif menjadi media yang membantu menjadikan materi gizi lebih menarik, sementara pendekatan psikologi pendidikan membantu menyesuaikan proses edukasi dengan karakteristik siswa sekolah dasar.
Melalui program yang telah dilaksanakan, harapannya pengetahuan yang diperoleh siswa dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam memilih makanan sehat dan membangun kebiasaan hidup yang lebih baik. Dengan menanamkan kesadaran mengenai gizi sejak usia sekolah, edukasi ini diharapkan dapat menjadi salah satu langkah kecil dalam membentuk generasi yang lebih sadar terhadap kesehatan dan tumbuh kembangnya.
Dosen Pembimbing Lapangan: Wimzy Rizqy Prabhata, S.Farm., M.Sc., Apt.
Penulis/Reporter: Fayya Amira
Dokumentasi: KKN Reguler Undip Tim II





