Mahasiswa dan pemerintah desa bersinergi penguatan literasi masyarakat Desa Candiareng
Jatengx.com, Batang — Nurul Farida, mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia Universitas Diponegoro (UNDIP), melaksanakan tiga program kerja yang berfokus pada penguatan literasi masyarakat Desa Candiareng, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang, dalam rangka KKN-R Tim II UNDIP periode 8 Juli–18 Agustus 2026.
Program pertama, “Penguatan Literasi Gizi Anak melalui Booklet Cerita Pendek Edukatif di Desa Candiareng”, dilaksanakan pada 22 Juli 2026 di Posko KKN dan diikuti 10 anak usia sekolah dasar. Peserta diajak membaca dua cerita pendek bertema gizi sekaligus mengikuti tantangan membiasakan sarapan selama tiga hari. Hasil lembar tantangan menunjukkan sebagian besar peserta berhasil menjalankan kebiasaan tersebut.
“Melalui cerita dan tantangan sederhana, saya ingin anak-anak tidak hanya memahami pentingnya gizi, tetapi juga mencoba menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Harapannya, kebiasaan kecil seperti sarapan dapat terus dilakukan setelah kegiatan KKN selesai,” ujar Nurul Farida selaku pelaksana program.

Penguatan literasi kemudian diarahkan pada sektor ekonomi melalui program “Penyusunan Leaflet Tips dan Trik Pembuatan Caption Promosi untuk Mendukung Pemasaran Digital UMKM Desa Candiareng” yang dilaksanakan pada 26 Juli 2026 di Balai Desa Candiareng. Kegiatan ini diikuti 10 pelaku UMKM dan memberikan edukasi mengenai penyusunan caption promosi yang menarik, informatif, serta persuasif untuk media sosial. Peserta juga memperoleh leaflet berisi panduan praktis yang dapat digunakan secara mandiri.
“Pelaku UMKM sebenarnya sudah memiliki produk yang berpotensi untuk dipasarkan lebih luas. Karena itu, kemampuan membuat caption yang sederhana tetapi menarik diharapkan dapat membantu mereka memperkenalkan produk kepada lebih banyak calon konsumen melalui media sosial,” jelas Nurul.

Program ketiga, “Optimalisasi Literasi Kesehatan Masyarakat melalui Kampanye Visual Pencegahan Stunting di Desa Candiareng”, dilaksanakan pada 31 Juli 2026 dengan melibatkan 30 ibu hamil dan ibu yang memiliki balita. Edukasi disampaikan melalui booklet cerita pendek bergambar yang dapat digunakan orang tua sebagai media read aloud bersama anak.
“Literasi kesehatan tidak cukup berhenti pada penyampaian informasi. Kami berharap materi yang diberikan dapat dibawa pulang dan digunakan kembali oleh orang tua saat berinteraksi dengan anak, sehingga edukasi mengenai pencegahan stunting dapat berlangsung secara berkelanjutan di lingkungan keluarga,” ungkapnya.
Ketiga program tersebut saling terhubung melalui pendekatan literasi yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Literasi gizi membantu anak membangun kebiasaan hidup sehat, literasi kesehatan memperkuat peran keluarga dalam pencegahan stunting, sedangkan literasi digital membekali pelaku UMKM dengan keterampilan untuk meningkatkan kualitas promosi melalui media sosial.

Seluruh rangkaian kegiatan terlaksana sesuai rencana tanpa hambatan berarti. Sebagai bentuk keberlanjutan, booklet dan leaflet yang digunakan dalam program akan ditinggalkan di Posyandu dan Balai Desa Candiareng agar dapat terus dimanfaatkan masyarakat setelah masa KKN berakhir.
Melalui rangkaian program tersebut, mahasiswa KKN UNDIP berharap penguatan literasi dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Desa Candiareng, baik dalam membangun kebiasaan hidup sehat maupun meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam memanfaatkan media digital.
Penulis: Nurul Farida, mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia Universitas Diponegoro (UNDIP)
Editor: Azis



