Mahasiswa ajak Siswa SD Jetis Kenali Jiwa Kepemimpinan
Jatengx.com, Klaten — Mahasiswa KKN Reguler Tim II Universitas Diponegoro (UNDIP) melaksanakan program kerja sosial kemasyarakatan (Sosmas) di SD Jetis, Desa Jetis, Kabupaten Klaten. Kegiatan yang dilaksanakan oleh Magdalena Lusiana Mutia tersebut mengangkat tema jiwa kepemimpinan bagi anak sekolah dasar.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mahasiswa KKN untuk mengenalkan nilai-nilai kepemimpinan kepada siswa sejak usia dini. Melalui pendekatan yang sederhana dan menyenangkan, siswa diajak mengenali potensi kepemimpinan yang ada dalam diri mereka.
Bagi mahasiswa, kepemimpinan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menjadi pemimpin dalam sebuah kelompok. Lebih dari itu, kepemimpinan dapat dibangun melalui keberanian untuk mencoba, kemampuan bertanggung jawab, serta kemauan untuk bekerja dan tumbuh bersama orang lain.
Dalam kegiatan tersebut, siswa didorong untuk memahami bahwa sikap kepemimpinan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Di lingkungan sekolah, misalnya, siswa dapat belajar bertanggung jawab terhadap tugas, berani menyampaikan pendapat, serta menghargai teman.
Nilai serupa juga dapat diterapkan di lingkungan keluarga dan masyarakat. Dengan pembiasaan tersebut, siswa diharapkan tidak hanya memahami kepemimpinan sebagai sebuah konsep, tetapi juga mampu mempraktikkannya melalui perilaku sehari-hari.
Program ini juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk berkontribusi dalam pengembangan karakter anak di Desa Jetis. Pendidikan karakter dinilai tidak harus dimulai melalui hal-hal yang kompleks, tetapi dapat dibangun dari kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten.
“Pemimpin masa depan tidak muncul secara tiba-tiba. Jiwa kepemimpinan dibentuk dari keberanian untuk mencoba, kesediaan untuk bertanggung jawab, dan kemauan untuk tumbuh bersama orang lain.” ungkap Magdalena Lusiana Mutia
Melalui kegiatan Sosmas tersebut, mahasiswa KKN berharap siswa SD Jetis semakin mengenali kemampuan dan potensi yang mereka miliki. Keberanian untuk berbicara, bertanggung jawab atas tindakan, serta mampu bekerja sama dengan orang lain menjadi bagian dari nilai yang perlu ditanamkan sejak dini.
Kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa sekolah memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda. Magdalena Lusiana Mutia menegaskan dukungan lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat, nilai-nilai kepemimpinan dapat terus dikembangkan seiring pertumbuhan anak.
“Lingkungan sekitar siswa memiliki peran penting dalam proses perkembangan anak,” tegasnya.
Pada akhirnya, kepemimpinan bukan semata-mata tentang siapa yang berdiri paling depan. Kepemimpinan juga tumbuh dari kemampuan untuk bertanggung jawab, menghargai orang lain, dan berani mengambil peran ketika dibutuhkan.
Melalui pendidikan karakter sejak bangku sekolah dasar, siswa SD Jetis diharapkan dapat tumbuh menjadi generasi yang percaya diri, bertanggung jawab, mampu bekerja sama, dan siap memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitarnya.
Penulis: Magdalena Lusiana Mutia
Editor: Azis



