Infografis APBDes sebagai luaran digitalisasi informasi keuangan publik Desa Bendungan.
Jatengx.com, Sragen – Akses terhadap informasi keuangan desa menjadi salah satu bagian penting dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Kemudahan masyarakat dalam memperoleh informasi tersebut juga semakin penting di tengah perkembangan teknologi digital.
Hal itu mendorong mahasiswa KKN Reguler Tim II Universitas Diponegoro (Undip) 2025/2026 mengembangkan Program Kerja Multidisiplin 2 berupa digitalisasi informasi keuangan publik Desa Bendungan, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.
Program tersebut memanfaatkan Linktree sebagai salah satu pusat akses informasi digital. Melalui platform itu, informasi publik desa dapat dihimpun dalam satu tautan sehingga masyarakat lebih mudah mengakses berbagai informasi menggunakan perangkat digital.
Program diawali dengan koordinasi bersama perangkat Desa Bendungan. Mahasiswa mengidentifikasi informasi keuangan publik yang tersedia dan dapat disampaikan kepada masyarakat.
Informasi yang diperoleh kemudian dipilah dan disusun agar lebih sistematis serta mudah dipahami. Salah satu informasi yang menjadi fokus adalah Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes).
APBDes disajikan dalam bentuk infografis
Dokumen APBDes yang memiliki informasi cukup kompleks diolah menjadi infografis dengan tampilan ringkas dan informatif. Penyajian secara visual diharapkan membantu masyarakat memahami gambaran pengelolaan anggaran desa tanpa harus membaca keseluruhan dokumen administrasi.
Infografis tersebut selanjutnya dipersiapkan untuk dipublikasikan melalui Linktree Profil Desa Bendungan. Dengan cara itu, informasi keuangan publik tidak hanya tersedia dalam bentuk dokumen, tetapi juga dapat diakses melalui media digital yang lebih praktis.
Program ini diharapkan dapat membantu pemerintah desa menyediakan informasi publik secara lebih terstruktur. Selain itu, informasi yang telah disusun dalam format digital dapat diperbarui sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan informasi desa.
Bagi masyarakat, digitalisasi tersebut memberikan alternatif untuk memperoleh informasi mengenai pengelolaan keuangan desa secara lebih mudah. Akses yang lebih terbuka juga diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk mengetahui dan memahami penggunaan anggaran yang berkaitan dengan pembangunan serta pemberdayaan desa.
Pemanfaatan media digital juga mengurangi ketergantungan terhadap penyampaian informasi melalui media cetak. Informasi yang tersedia secara daring dapat diakses secara lebih fleksibel sesuai kebutuhan masyarakat.
Program digitalisasi informasi keuangan publik tersebut turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 9 mengenai industri, inovasi, dan infrastruktur melalui pemanfaatan teknologi digital, serta SDG 16 mengenai perdamaian, keadilan, dan kelembagaan yang tangguh melalui penguatan transparansi, akuntabilitas, dan akses terhadap informasi publik.
Program tersebut juga mencakup aspek sosial, ekonomi, lingkungan, dan budaya. Dari sisi sosial, masyarakat memperoleh akses informasi yang lebih mudah. Dari sisi ekonomi, keterbukaan informasi dapat membantu masyarakat memahami pengelolaan anggaran desa. Pemanfaatan media digital juga mengurangi penggunaan bahan cetak, sedangkan dari sisi budaya program mendorong terbentuknya kebiasaan memanfaatkan teknologi dalam tata kelola pemerintahan.
Keberadaan Linktree Profil Desa Bendungan diharapkan tidak berhenti setelah program KKN selesai. Perangkat desa dapat memperbarui informasi secara berkala sehingga platform tersebut dapat berkembang menjadi salah satu pusat informasi digital desa.
Dengan pengelolaan yang berkelanjutan, digitalisasi informasi keuangan publik diharapkan dapat memperkuat keterbukaan informasi sekaligus mendukung terwujudnya tata kelola Desa Bendungan yang lebih transparan, informatif, dan mudah diakses masyarakat.
Penulis/Reporter: Nabila Listya Putri
Program Studi: Akuntansi Perpajakan, Sekolah Vokasi, Universitas Diponegoro
Program: KKN Reguler Tim II Universitas Diponegoro 2025/2026
Program Kerja: Multidisiplin 2
Editor: Azis



