Mahasiswa KKN-REG Yim II UNDIP memberikan leafet kepada masyarakat Desa Bowan
Jatengx.com, Klaten – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Tim II Universitas Diponegoro (Undip) melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat Desa Bowan, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten, mengenai pemanfaatan limbah sekam padi menjadi briket.
Kegiatan yang telaksana pada Jum’at (31/7) merupakan bagian dari Program Multidisiplin 2 KKN-REG Tim II Undip Desa Bowan dengan tema “Optimalisasi Pengelolaan Sampah Organik dan Anorganik serta Pemanfaatan Limbah Pertanian Berbasis Sekam Padi untuk Mewujudkan Desa Bowan yang Bersih dan Berdaya Ekonomi.”
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa mengenalkan kepada masyarakat mengenai pemanfaatan sekam padi sebagai salah satu alternatif dalam mengolah limbah pertanian. Sosialisasi dilakukan melalui penyampaian informasi serta demonstrasi langsung proses pembuatan briket, sehingga masyarakat dapat melihat tahapan pemanfaatan sekam padi menjadi produk yang lebih bernilai guna.
Salah satu media informasi yang digunakan dalam kegiatan sosialisasi adalah leaflet edukasi pemanfaatan limbah sekam padi menjadi briket yang disusun oleh mahasiswa KKN, Dila Liana Desih. Leaflet tersebut memuat informasi mengenai alat dan bahan, tahapan pembuatan, serta manfaat briket sekam.
Dila Liana Desih menyampaikan media ini digunakan untuk menyampaikan informasi secara ringkas dan mudah dipahami oleh masyarakat serta dapat digunakan kembali sebagai bahan informasi setelah kegiatan berlangsung.
Selain penyampaian informasi melalui leaflet, kegiatan juga dilengkapi dengan demonstrasi pembuatan briket. Melalui demonstrasi tersebut, masyarakat dapat melihat secara langsung proses pengolahan sekam padi menjadi briket dan memahami penerapannya secara lebih konkret.
Penggunaan leaflet menjadi salah satu bentuk penyampaian informasi publik yang sederhana dan mudah diakses oleh masyarakat.
Pemanfaatan sekam padi menjadi briket tidak hanya berkaitan dengan pengurangan limbah pertanian, tetapi juga menjadi salah satu upaya untuk mengenalkan pemanfaatan potensi lokal kepada masyarakat. Sekam padi yang sebelumnya menjadi limbah dapat diolah kembali menjadi produk yang memiliki nilai guna dan berpotensi memberikan nilai tambah secara ekonomi.

Dari perspektif Administrasi Publik, kegiatan tersebut merupakan bentuk sosialisasi dan pemberdayaan masyarakat melalui penyampaian informasi serta pengenalan pemanfaatan potensi sumber daya lokal. Mahasiswa berperan sebagai fasilitator dalam menyampaikan informasi dan mendorong masyarakat untuk mengenali serta memanfaatkan sumber daya yang tersedia di lingkungannya.
Kegiatan ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) ke-12, yaitu Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, melalui upaya pemanfaatan kembali limbah pertanian menjadi produk yang memiliki nilai guna.
Sebagai salah satu luaran kegiatan, mahasiswa menghasilkan leaflet edukasi pemanfaatan limbah sekam padi menjadi briket sebagai media informasi bagi masyarakat Desa Bowan.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN berharap masyarakat dapat memperoleh pengetahuan mengenai alternatif pemanfaatan limbah sekam padi serta semakin memahami potensi sumber daya lokal yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.
Penulis: Dila Liana Desih
Editor: Azis



