Mahasiswa KKN UNDIP Ajak Karang Taruna Krido Utomo Kembangkan Komunikasi Organisasi
Jatengx.com, Katen – Perkembangan media sosial yang semakin pesat mendorong organisasi kepemudaan untuk beradaptasi dengan cara berkomunikasi yang lebih kreatif dan inovatif. Sebagaimana yang harus dilakukan oleh Karang Taruna Krido Utomo, Desa Jelobo, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten.
Kehadiran program Pengembangan Komunikasi Organisasi melalui Media TikTok, Karang Taruna Krido Utomo didorong untuk meningkatkan pemanfaatan media sosial sebagai sarana komunikasi, publikasi, dan promosi kegiatan organisasi.
Program ini dilaksanakan oleh Shela Puji Rahayu, mahasiswa KKN Universitas Diponegoro, sebagai upaya untuk mendorong anggota Karang Taruna agar lebih peka terhadap perkembangan teknologi dan perubahan tren komunikasi di era digital.
Shela Puji Rahayu mengajak Karang Taruna Krido Utomo tidak hanya menjadi pengguna media sosial, tetapi juga mampu memanfaatkannya secara produktif. Menurutnya, perkembangan teknologi yang terus berubah perlu diikuti dengan kemampuan organisasi untuk beradaptasi, berinovasi, dan menciptakan komunikasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini.
“Perkembangan teknologi yang begitu pesat terutama media sosial perlu dimanfaatkan oleh elemen masyarakat, salah satunya karang taruna. Kehadiran media sosial dapat membantu karang taruna berkomunikasi dengan cepat maupun memperoleh informasi lebih mudah sehingga mendorong produktivitas organisasi,” ujarnya Shela Puji Rahayu
Melalui pemanfaatan media TikTok, anggota Karang Taruna diperkenalkan dengan pentingnya membuat konten yang menarik, informatif, dan relevan dengan perkembangan tren. Media sosial dapat menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyampaikan informasi, mendokumentasikan kegiatan, sekaligus memperkenalkan potensi Desa Jelobo kepada masyarakat yang lebih luas.
Dalam pelaksanaannya pada Rabu (29/8), anggota Karang Taruna diberikan pemahaman mengenai pengelolaan media sosial secara aktif dan berkelanjutan. Tidak hanya mengikuti tren, tetapi juga bagaimana memilih dan mengembangkan tren tersebut menjadi konten yang memiliki nilai positif bagi organisasi dan masyarakat.
Lanjutnya, Shela Puji Rahayu menegaskan pemanfaatan media sosial juga memiliki peluang untuk mendukung promosi produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah atau UMKM yang berada di Desa Jelobo.
“Melalui konten kreatif, produk-produk UMKM dapat diperkenalkan kepada masyarakat yang lebih luas. Media sosial Karang Taruna juga dapat dikembangkan sebagai sarana promosi yang mengarahkan calon konsumen menuju marketplace atau media penjualan yang digunakan oleh pelaku UMKM,” tegas mahasiswa KKN Universitas Diponegoro tersebut.
Dengan adanya kolaborasi antara Karang Taruna dan pelaku UMKM, media sosial diharapkan tidak hanya menjadi ruang untuk berbagi informasi, tetapi juga dapat memberikan manfaat bagi pengembangan ekonomi masyarakat Desa Jelobo.
“Keberlanjutan program menjadi hal penting dalam pengembangan komunikasi digital ini. Karang Taruna Krido Utomo diharapkan mampu mengelola media sosial secara mandiri, mengikuti perkembangan tren secara bijak, serta menghasilkan konten yang informatif, kreatif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat,” pungkas Shela Puji Rahayu
Melalui pemanfaatan teknologi digital secara optimal, Karang Taruna Krido Utomo diharapkan dapat terus berkembang menjadi organisasi kepemudaan yang aktif, inovatif, dan mampu memberikan kontribusi bagi kemajuan Desa Jelobo.
Penulis: Shela Puji Rahayu
Editor: Azis



