Kassandra Nuralita Putri berperan sebagai pemateri sekaligus fasilitator pelatihan pembuatan sabun dari minyak jelantah
Jatengx.com, Klaten – Program ini dilaksanakan oleh Kassandra Nuralita Putri, mahasiswa dari Program Studi Teknologi Pangan, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro. Dalam kegiatan tersebut, ia berperan sebagai pemateri sekaligus fasilitator pelatihan pembuatan sabun dari minyak jelantah.
Kegiatan diawali dengan pemaparan materi mengenai bahaya minyak jelantah bagi kesehatan dan lingkungan apabila dibuang secara sembarangan. Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi dan praktik langsung pembuatan sabun berbahan dasar minyak jelantah. Peserta diajak memahami proses saponifikasi, takaran NaOH yang tepat, hingga tahap pencetakan sabun.
Antusiasme peserta terlihat sejak awal acara, terutama karena topik yang diangkat berkaitan langsung dengan kebiasaan rumah tangga sehari-hari. Salah satu peserta menyampaikan kesannya terhadap kegiatan ini:
“Selama ini minyak bekas goreng biasanya langsung saya buang begitu saja. Ternyata bisa diolah jadi sabun dan lilin, jadi tidak mencemari lingkungan dan bisa dipakai sendiri di rumah.” ungkap salah satu peserta
Sementara itu, Kassandra menjelaskan tujuan dari program yang ia jalankan:
“Harapannya, ibu-ibu PKK dan adik-adik Karang Taruna di Desa Bolali bisa mempraktikkan sendiri pengolahan minyak jelantah ini, sehingga limbah rumah tangga tidak lagi mencemari lingkungan dan justru bisa memberi nilai tambah.” ujar Kassandra.

Melalui kegiatan ini, ibu-ibu PKK dan pemuda Karang Taruna Desa Bolali menjadi lebih memahami bahaya minyak jelantah serta mampu mempraktikkan sendiri proses pembuatan sabun sebagai alternatif pemanfaatan limbah rumah tangga.
Program ini sejalan dengan beberapa poin Sustainable Development Goals (SDGs). Pada aspek kesehatan, kegiatan ini mendukung SDG 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera karena mengurangi risiko pencemaran yang dapat berdampak pada kesehatan warga. Program ini juga berkontribusi pada SDG 6 mengenai Air Bersih dan Sanitasi, sebab pengolahan minyak jelantah mencegah pencemaran sumber air akibat pembuangan yang tidak tepat.
Selain itu, inisiatif ini turut mendorong SDG 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, karena limbah rumah tangga yang semula dibuang percuma kini diolah menjadi produk bernilai guna berupa sabun dan lilin aromaterapi.
Tim KKN di Desa Bolali kini didampingi oleh 4 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), yaitu Hega Bintang Pratama Putra, S.T.P., M.Sc., Pramesti Megayana, S.P., M.Sc., Fatmawati Mustofa, S.Pt., M.Sc., dan Dr. Putut Suharso, S.Sos., M.A.
Editor: Azis



