Antusiasme ibu-ibu rumah tangga Desa Karangreja berfoto bersama mahasiswa KKNT Inovasi IPB memamerkan sajian nugget sehat hasil demonstrasi masak pada kegiatan GENERASI, Sabtu (20/7/2026)
Jatengx.com, Cilacap — Pemanfaatan pangan lokal menjadi salah satu cara untuk mendorong keluarga menerapkan pola makan bergizi. Hal tersebut dilakukan mahasiswa KKNT Inovasi IPB University 2026 melalui program GENERASI (Gerakan Edukasi Gizi melalui Aksi Sehat dan Inovasi) di Desa Karangreja, Kecamatan Cipari, Kabupaten Cilacap, Sabtu (20/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Balai Desa Karangreja pukul 14.00–16.00 WIB itu menyasar ibu rumah tangga. Mahasiswa memberikan edukasi mengenai gizi seimbang dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), sekaligus mengenalkan cara mengolah bahan pangan lokal menjadi menu yang bergizi dan menarik.
Program GENERASI dilatarbelakangi oleh pentingnya pemanfaatan hasil bumi Desa Karangreja sebagai bahan pangan keluarga. Salah satu bahan yang diperkenalkan adalah tepung MOCAF (Modified Cassava Flour), yakni tepung berbahan dasar singkong yang dapat digunakan sebagai alternatif dalam pengolahan makanan.
Kegiatan diawali dengan pemaparan materi mengenai prinsip gizi seimbang melalui konsep “Isi Piringku” dan PHBS. Peserta juga mengikuti pre-test dan post-test untuk mengetahui tingkat pemahaman sebelum dan setelah kegiatan.

Edukasi kemudian dilanjutkan dengan demonstrasi pengolahan nugget ayam berbahan MOCAF. Mahasiswa juga mengenalkan kondimen dan bahan pangan lain yang dapat melengkapi komposisi “Isi Piringku”.
Peserta tidak hanya menyaksikan demonstrasi. Mereka turut terlibat dalam proses penggorengan, pemorsian, hingga mencicipi hasil olahan. Suasana kegiatan berlangsung interaktif dengan peserta yang aktif bertanya mengenai cara pengolahan dan penerapan menu bergizi dalam kehidupan sehari-hari.
Perwakilan Tim Mahasiswa KKNT Inovasi IPB Desa Karangreja mengatakan program tersebut dirancang agar pengetahuan yang diberikan dapat diterapkan secara mandiri oleh masyarakat.
“Program GENERASI dirancang untuk memberikan dampak berkelanjutan bagi kesehatan keluarga. Melalui pelatihan olahan berbasis MOCAF dan pembagian leaflet KIE, kami berharap masyarakat dapat mempraktikkannya secara mandiri di rumah serta menjadikan materi ini sebagai rujukan dalam kegiatan penyuluhan Posyandu bulanan,” ujarnya.
Kegiatan tersebut menghasilkan olahan nugget ayam berbasis MOCAF sekaligus meningkatkan pemahaman peserta mengenai gizi seimbang dan PHBS. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat membantu ibu rumah tangga dalam menyusun menu harian yang lebih beragam, bergizi, dan tetap memanfaatkan bahan pangan yang tersedia di lingkungan sekitar.

Mahasiswa KKNT Inovasi IPB berharap program GENERASI tidak berhenti pada kegiatan penyuluhan dan demonstrasi. Keterampilan mengolah pangan lokal diharapkan terus dikembangkan sehingga dapat menjadi bagian dari kebiasaan keluarga dalam menyediakan makanan yang sehat, aman, dan bernilai ekonomis.
Pemanfaatan bahan pangan lokal melalui kegiatan tersebut juga diharapkan dapat mendukung diversifikasi pangan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat Desa Karangreja terhadap pentingnya gizi dan perilaku hidup sehat.
Instagram: @karangrejahariini
TikTok: @kkntkarangreja_ipb
Editor: Azis



