Mahasiswa bersama siswa SDN 2 Tlogopayung kegiatan ecoprint berfoto bersama dengan menunjukkan karya yang telah dibuat
Jatengx.com, Kendal — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Tahun 2026 dari Kelompok KKN 58 mengajak siswa SDN 2 Tlogopayung mengenal seni ecoprint melalui program kerja Kreasi Alam melalui Ecoprint. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat (7/8) di SDN 2 Tlogopayung, Dusun Tlogo, Desa Tlogopayung, Kecamatan Plantungan, Kabupaten Kendal.
Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian Kelompok KKN 58 UPGRIS di bidang pendidikan dan kreativitas. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa mengajak siswa memanfaatkan bahan alami yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar, khususnya daun, untuk menghasilkan karya kreatif berupa totebag.
Kegiatan diawali dengan pembukaan dan pengenalan program oleh mahasiswa KKN Kelompok 58. Para siswa diperkenalkan dengan ecoprint melalui penjelasan sederhana dan contoh hasil karya. Mahasiswa menjelaskan bahwa daun yang ada di sekitar dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan motif alami pada kain.
Setelah pengenalan, mahasiswa memperlihatkan alat dan bahan yang akan digunakan. Siswa dikenalkan dengan totebag sebagai media untuk membuat karya, serta berbagai jenis daun yang dapat digunakan sebagai bahan pembentuk motif.
Tahap berikutnya adalah pemilihan daun. Siswa diberikan kesempatan untuk memilih sendiri daun yang ingin digunakan sesuai dengan kreativitas masing-masing. Setelah memilih, siswa mulai menyusun daun di atas permukaan totebag dengan menentukan bentuk dan posisi motif yang diinginkan.
Mahasiswa KKN Kelompok 58 mendampingi siswa selama proses penyusunan. Pendampingan dilakukan agar siswa dapat mengikuti setiap tahapan dengan baik, sekaligus memberikan ruang bagi siswa untuk berkreasi sesuai dengan ide mereka.
Setelah daun tersusun, kegiatan dilanjutkan dengan proses pencetakan motif pada totebag. Siswa mengikuti arahan mahasiswa secara bertahap hingga motif daun dapat terbentuk pada permukaan kain. Proses ini menjadi bagian yang menarik bagi siswa karena mereka dapat melihat secara langsung bagaimana bentuk daun dapat berubah menjadi motif pada totebag.

Antusiasme siswa terlihat selama kegiatan berlangsung. Mereka aktif memilih daun, menyusun pola, dan mengikuti proses pembuatan totebag. Setiap siswa juga menghasilkan karya dengan motif yang berbeda-beda sesuai dengan jenis daun dan susunan yang mereka pilih.
Koordinator program ecoprint, Yudha Kurniawan Sujati, mengatakan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan menghasilkan sebuah karya, tetapi juga memberikan pengalaman belajar yang kreatif kepada siswa.
“Tujuan dari program ini bukan hanya mengajarkan siswa membuat totebag yang menarik, tetapi juga mengenalkan bahwa bahan-bahan alami di sekitar kita dapat dimanfaatkan menjadi sebuah karya. Kami ingin menumbuhkan kreativitas, rasa percaya diri, dan kepedulian siswa terhadap lingkungan melalui kegiatan yang menyenangkan,” ujar Yudha Kurniawan Sujati.
Menurut Yudha, pembelajaran melalui praktik secara langsung dapat membuat siswa lebih aktif dalam mengikuti kegiatan. Siswa tidak hanya mendapatkan penjelasan, tetapi juga memiliki kesempatan untuk memilih, mencoba, menyusun, dan menghasilkan karya berdasarkan kreativitas mereka sendiri.
Bagi Kelompok KKN 58 UPGRIS, kegiatan ecoprint juga menjadi kesempatan untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Melalui interaksi bersama siswa, mahasiswa turut belajar bagaimana menciptakan kegiatan edukatif yang menarik dan sesuai dengan karakteristik anak sekolah dasar.
Kegiatan kemudian diakhiri dengan melihat dan mengapresiasi hasil karya siswa. Tote bag hasil ecoprint menjadi bukti kreativitas siswa dalam memanfaatkan bahan alami menjadi sebuah karya seni yang unik.
Melalui program Kreasi Alam melalui Ecoprint, Kelompok KKN 58 UPGRIS berharap siswa SDN 2 Tlogopayung dapat memperoleh pengalaman baru, semakin berani berkreasi, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menunjukkan bahwa proses belajar dapat dilakukan melalui kegiatan sederhana, menyenangkan, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Dari sehelai daun, lahir sebuah karya. Melalui ecoprint, Kelompok KKN 58 UPGRIS mengajak siswa SDN 2 Tlogopayung untuk belajar, berkreasi, dan melihat potensi alam di sekitar dengan cara yang lebih kreatif.
Penulis: Tim Publikasi Kelompok KKN 58 UPGRIS
Editor: Azis



