Para mahasiswa secara konsisten mengajar dan mendampingi kegiatan mengaji setiap malam di Desa Waru, Mranggen
Jatengx.com, Demak – Pendidikan karakter yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan merupakan fondasi utama dalam membina generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia, cerdas, dan bermartabat.
Menyadari pentingnya penanaman nilai spiritual sejak dini, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelompok 36 yang ditempatkan di Desa Waru, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, mengambil langkah nyata untuk memperkuat pendidikan Al-Qur’an bagi anak-anak di wilayah pengabdian mereka.
Melalui program pengabdian masyarakat ini, para mahasiswa secara konsisten mengajar dan mendampingi kegiatan mengaji setiap malam, mulai selepas salat Magrib hingga pukul 20.00 WIB.
Pendampingan yang dilakukan mencakup baca-tulis Al-Qur’an, perbaikan hukum tajwid, pembenahan makhrajul huruf, peningkatan kelancaran membaca dengan metode Iqra, hingga hafalan surah-surah pendek dan doa-doa harian.
Selain aspek teknis membaca, para mahasiswa juga memberikan motivasi belajar, menanamkan akhlak terpuji, serta menyampaikan wawasan keislaman dasar dan tata cara beribadah yang baik kepada para santri.
Kehadiran mahasiswa KKN disambut hangat dan penuh antusiasme oleh anak-anak maupun para tokoh agama setempat. Setiap malam, tempat pengajian dipadati anak-anak dan remaja yang bersemangat menimba ilmu agama.
Pendekatan yang ramah, sabar, dan interaktif dari para mahasiswa menciptakan suasana belajar mengaji yang menyenangkan dan komunikatif, sehingga para santri merasa lebih nyaman dan percaya diri saat menyetorkan bacaan Al-Qur’an.
Pak Suyitno, selaku pemimpin pengajian di Desa Waru, menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN UPGRIS. Menurutnya, keterlibatan para mahasiswa cukup membantu meringankan beban mengajar yang selama ini ia tanggung sendiri.
“Alhamdulillah, Saya sangat berterima kasih atas kehadiran adik-adik mahasiswa KKN UPGRIS di sini. Dengan bantuan mereka, anak-anak jadi lebih fokus dan bacaannya berkembang lebih cepat. Semoga apa yang sudah mereka lakukan menjadi ladang pahala, dan semoga kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut, tidak hanya selama masa KKN saja,” ujar Pak Suyitno.
Ia juga menambahkan bahwa kehadiran mahasiswa memberi suasana baru bagi anak-anak, karena metode pengajaran yang lebih variatif membuat mereka tidak cepat bosan saat belajar mengaji.
Koordinator Desa KKN UPGRIS Kelompok 36, Isfadhil Kholifatul Anwar Lutfi Toha, menyampaikan bahwa keterlibatan mereka dalam pengajian malam bukan sekadar pemenuhan tugas akademik, melainkan wujud kepedulian dan tanggung jawab moral sebagai insan akademis untuk memberikan dampak positif nyata di tengah masyarakat.
“Kami ingin kehadiran kami di Desa Waru ini betul-betul dirasakan manfaatnya, bukan cuma formalitas program kampus. Mengajar ngaji jadi salah satu cara kami mendekatkan diri dengan warga, sekaligus ikut menjaga semangat belajar agama anak-anak di sini,” ungkap Isfadhil.
Ia berharap, dengan membantu langsung para pengajar ngaji setempat, setiap anak bisa memperoleh perhatian yang lebih personal dan bimbingan yang lebih fokus, sehingga hasil belajar mereka pun lebih maksimal.
Sinergi ini mendapat apresiasi tinggi dari tokoh masyarakat dan orang tua murid di Desa Waru. Keterlibatan mahasiswa KKN UPGRIS dinilai tidak hanya memberi semangat baru dalam pembelajaran agama, tetapi juga menjadi sosok teladan bagi generasi muda di desa tersebut.
Para mahasiswa menunjukkan bahwa semangat menuntut ilmu di jenjang pendidikan tinggi dan pengamalan nilai-nilai religius dapat berjalan selaras, membentuk pribadi yang unggul secara intelektual maupun spiritual.
Melalui program pendampingan mengaji yang berkelanjutan ini, mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 36 berharap dapat meninggalkan warisan kebaikan yang terus mengalir setelah masa pengabdian KKN mereka berakhir.
Kegiatan ini juga turut mempererat tali silaturahmi, rasa kekeluargaan, serta kemitraan yang harmonis antara mahasiswa KKN UPGRIS dan seluruh warga Desa Waru.
Penulis: Tim Publikasi Mahasiswa KKN UPGRIS Desa Waru
Editor: Azis



