Mahasiswa KKN UPGRIS hadir berkontribusi sukseskan posyandu di Desa Waru selama masa pengabdian dengan melaksanakan pendataan dan pendampingan kepada warga
Jatengx.com, Demak – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelompok 36 turut serta dalam pelaksanaan kegiatan Posyandu Balita di Desa Waru, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak.
Kegiatan ini digelar di empat pos posyandu dengan jadwal yang berbeda pada pertengahan Agustus 2026, sebagai bentuk kepedulian terhadap tumbuh kembang anak sekaligus mendukung program kesehatan masyarakat di tingkat desa.
Keempat pos tersebut tersebar di beberapa wilayah RT dan RW di Desa Waru. Pos 1 dilaksanakan di RT 02 RW 02 pada Selasa (11/8/2026), Pos 2 di RT 03 RW 03 pada Senin (10/8/2026), Pos 3 di RT 04 RW 05 pada Rabu (12/8/2026), dan pos terakhir di RT 03 RW 07 pada Rabu (19/8/2026).
Di setiap pos, kegiatan berlangsung dengan melibatkan kader posyandu, bidan desa, serta mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 36 yang turut membantu jalannya pemeriksaan kesehatan balita.
Rangkaian kegiatan di setiap pos meliputi pemeriksaan kesehatan balita, seperti penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, serta pemantauan status gizi anak. Mahasiswa KKN turut membantu proses administrasi, pendampingan orang tua balita, hingga edukasi kesehatan sederhana kepada warga yang hadir.
Salah satu kader posyandu Desa Waru menyampaikan apresiasi atas keterlibatan mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 36 dalam kegiatan posyandu di empat pos tersebut. Ia menilai kehadiran mahasiswa cukup membantu kelancaran pelaksanaan kegiatan, terutama dalam hal pencatatan data dan pendampingan warga selama proses pemeriksaan berlangsung.
“Kami terbantu sekali dengan adanya mahasiswa KKN. Biasanya kader agak kewalahan kalau balita yang datang banyak, tapi dengan bantuan adik-adik mahasiswa, prosesnya jadi lebih cepat dan tertib,” ujar kader posyandu tersebut.
Senada dengan itu, bidan desa, Sri Eka Julianti, A. Md. Keb., yang bertugas di wilayah Desa Waru juga menyampaikan tanggapan positif terhadap keterlibatan mahasiswa KKN dalam kegiatan posyandu balita di keempat pos. Menurutnya, kehadiran mahasiswa turut mendukung kelancaran pelayanan kesehatan bagi balita, khususnya dalam mendampingi orang tua serta membantu proses pemeriksaan secara menyeluruh.
“Pemeriksaan kesehatan balita ini penting untuk memantau tumbuh kembang anak sejak dini. Dengan adanya mahasiswa KKN yang ikut membantu, pelayanan di posyandu jadi lebih maksimal, terutama saat jumlah balita yang datang cukup banyak dalam satu waktu,” jelas Ibu Eka.
Sementara itu, Koordinator Desa KKN UPGRIS Kelompok 36, Isfadhil Kholifatul Anwar Lutfi Toha, menjelaskan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan posyandu balita merupakan salah satu bentuk program kerja bidang kesehatan yang dijalankan selama masa KKN di Desa Waru. Ia menyebut kegiatan ini penting untuk mendukung kader posyandu dan bidan desa dalam memastikan pelayanan kesehatan balita berjalan optimal di seluruh wilayah desa.
“Kami membagi tim di setiap pos agar bisa membantu secara maksimal, mulai dari pendataan, penimbangan, hingga pendampingan orang tua balita. Harapannya, kehadiran kami bisa meringankan tugas kader dan bidan desa, sekaligus menjadi kesempatan belajar langsung bagi kami tentang pelayanan kesehatan di tingkat masyarakat,” ucap Isfadhil.
Ia menambahkan, program ini juga menjadi wujud kontribusi nyata mahasiswa KKN dalam mendukung pelayanan kesehatan dasar di desa, khususnya dalam menjaga tumbuh kembang balita sebagai bagian dari generasi penerus di Desa Waru.
Kegiatan Posyandu Balita di empat pos Desa Waru ini diharapkan dapat terus berjalan secara rutin meski masa KKN mahasiswa UPGRIS Kelompok 36 telah berakhir, dengan dukungan penuh dari kader posyandu, bidan desa, serta perangkat desa setempat.
Penulis: Tim Publikasi KKN 36 Desa Waru
Editor: Azis



