Mahasiswa KKN Undip edukasi pengelolaan sampah di Desa Tambakboyo dengan memperkenalkan pemilahan sampah organik dan anorganik kepada masyarakat.
Jatengx.com, Sukoharjo — Pengelolaan sampah rumah tangga menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam menjaga kebersihan dan kualitas lingkungan masyarakat. Melihat pentingnya pemahaman mengenai pengelolaan sampah sejak dari rumah, mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro melaksanakan kegiatan edukasi pengelolaan sampah di Desa Tambakboyo dengan memperkenalkan pemilahan sampah organik dan anorganik kepada masyarakat.
Kegiatan edukasi mengenai pemilahan sampah dilaksanakan oleh Zahra Putri Defiana, mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan. Kegiatan diawali dengan pengamatan terhadap kondisi pengelolaan sampah rumah tangga dan wawancara dengan masyarakat Desa Tambakboyo. Hasil pengamatan tersebut menjadi dasar dalam penyusunan materi edukasi yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat.

Materi yang disampaikan mencakup pengenalan sampah organik dan anorganik serta pentingnya melakukan pemilahan sejak dari sumbernya. Sampah organik seperti sisa makanan dan daun dapat dikelola lebih lanjut, sedangkan sampah anorganik seperti plastik, botol, dan kemasan dapat dipilah untuk dimanfaatkan kembali atau dikelola melalui sistem pengelolaan sampah yang tersedia.
Penyampaian materi juga menekankan penerapan pemilahan sampah yang dapat dilakukan secara sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan sosialisasi turut dilengkapi dengan materi dari mahasiswa KKN lainnya. Florence Felisca, mahasiswa Fakultas Ekonomika dan Bisnis, menyampaikan materi mengenai studi kelayakan bisnis pengelolaan sampah rumah tangga berbasis ekonomi sirkular melalui pemanfaatan sampah organik menjadi pupuk kompos.
Materi yang diberikan mencakup konsep ekonomi sirkular, aspek pasar, teknis, operasional, dan finansial sederhana, serta peluang pengembangan usaha pengelolaan sampah.
Sementara itu, M. Jova Junaedi, mahasiswa Sekolah Vokasi, turut memberikan materi mengenai penanganan sampah melalui penyusunan SOP sederhana pembakaran sampah yang aman dan pengelolaan sampah rumah tangga. Materi tersebut memberikan pemahaman tambahan kepada masyarakat mengenai pentingnya penanganan sampah yang memperhatikan aspek keamanan dan dampak terhadap lingkungan.

Sebagai luaran dari program edukasi pemilahan sampah, Zahra Putri Defiana menghasilkan media edukasi berupa standing banner. Media tersebut memuat informasi mengenai pentingnya pemilahan sampah organik dan anorganik serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Standing banner kemudian dipasang di Posyandu Ngudi Waras dan Balai Desa Tambakboyo sebagai media informasi yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat secara berkelanjutan.
Penempatan standing banner di kedua lokasi tersebut diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap informasi mengenai pemilahan sampah.
Keberadaan media tersebut juga dapat menjadi pengingat bagi masyarakat untuk mulai menerapkan pemilahan sampah dari lingkungan rumah masing-masing.
Pelaksanaan sosialisasi mendapat respons positif dari peserta. Peserta aktif mengikuti penyampaian materi dan terlibat dalam diskusi mengenai pengelolaan sampah rumah tangga.
Melalui kegiatan ini, masyarakat memperoleh informasi mengenai pemilahan sampah serta berbagai alternatif pengelolaan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan edukasi yang dilaksanakan bersama, mahasiswa KKN UNDIP berupaya mendorong peningkatan kesadaran masyarakat Desa Tambakboyo terhadap pengelolaan sampah rumah tangga.
Pemilahan sampah sejak dari sumbernya diharapkan dapat menjadi langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten untuk mendukung terciptanya lingkungan desa yang lebih bersih dan berkelanjutan.
Editor: Azis



