Sesi foto bersama, serta penyerahan buku panduan insinerator sederhana, kepada Pemerintah Desa dan Ketua RW, serta ramah tamah bersama masyarakat.
Jatengx.com, Klaten – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Diponegoro, Nayla Zetasya Ramadhani Syarif, mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), sukses menyelenggarakan program kerja bertajuk “Pemberdayaan Masyarakat Berdasarkan Community Based Program dalam Pengelolaan Sampah Mandiri melalui Insinerator Sederhana”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa (9/8) di Dusun Tegalrejo, Desa Bener, Kecamatan Wonosari.
Kegiatan ini merupakan kegiatan kolaborasi dengan program kerja Tim KKN Desa Bener lainnya yaitu pembuatan Insinerator Sederhana sebagai Fasilitas Pembakaran Sampah Terpusat untuk Mengurangi Penyebaran Polusi Udara di Desa Bener
Kurang optimal dan mandiri pengelolaan sampah rumah tangga menjadi latar belakang yang mendorong kegiatan tersebut hadir di tengah masyarakat. Mahasiswa menyampaikan, program ini bertujuan memberikan edukasi serta keterampilan praktis dalam memilah, mengumpulkan, dan mengolah sampah rumah tangga menggunakan insinerator sederhana yang aman.
Berdasarkan observasi yang dilakukan mahasiswa di lapangan, masih terdapat masyarakat yang mengelola sampah dengan cara dibakar sembarangan. Pembiasaan seperti itu merugikan masyarakat, khususnya ibu rumah tangga yang berpendapat bahwa pakaian yang dijemurnya berbau tidak sedap akibat pembakaran sampah sembarangan.
Zetasya menjelaskan bahwa program ini dirancang dengan pendekatan berbasis masyarakat atau community-based program agar dapat memberikan dampak jangka panjang bagi warga desa.
“Kami melihat bahwa pengelolaan sampah rumah tangga membutuhkan keterlibatan aktif dan komitmen bersama dari masyarakat. Oleh karena itu, melalui program ini, kami mendampingi warga untuk memilah, mengumpulkan, dan mengolah sampah secara mandiri menggunakan insinerator sederhana yang aman, sekaligus mendorong pemanfaatan insinerator sampah yang telah tim KKN kami buat untuk meminimalisir penyebaran polusi yang merugikan masyarakat.” jelasnya.

Pelaksanaan kegiatan diawali dengan pemaparan materi mengenai pentingnya pengelolaan sampah rumah tangga berbasis masyarakat. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penjelasan mengenai proses pemilahan dan pengumpulan sampah, serta penjelasan mengenai pembuatan dan penggunaan insinerator sederhana secara aman.Warga tampak antusias mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir.

Ketua RW Dusun Tegalrejo, Bapak Amir Danuri menyampaikan apresiasi atas kontribusi nyata mahasiswa KKN Universitas Diponegoro.
“Kami juga mengapresiasi dengan kehadiran dari KKN, karena sebelum ada KKN yang berinisiasi ingin membuat insinerator sederhana yang dapat membantu merubah kebiasaan masyarakat membuang sampah sembarangan, berserakan, dan tidak bisa dikondisikan. Dengan adanya program dari adik-adik KKN itu kami sangat merespon dengan senang hati, menerima dan mengapresiasi sekali, tuturnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kedepannya nanti bisa digunakan dengan baik agar mengurangi tumpukan sampah yang tidak beraturan, dan dengan adanya insinerator ini semoga sampah lebih bisa terkondisi dan bisa lebih ramah kepada lingkungan.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama, serta penyerahan buku panduan insinerator sederhana, kepada Pemerintah Desa dan Ketua RW, serta ramah tamah bersama masyarakat.
Penulis/Reporter: Nayla Zetasya Ramadhani Syarif
Fotografer: Tim KKN Reguler 2 Universitas Diponegoro
Kontak Media / Humas Kelompok: kkndesabener.undip2026@gmail.com
Editor: Azis



