Kharisma mengenalkan konsep dasar ekonomi kepada siswa melalui permainan edukatif menggunakan uang mainan kepada siswa kelas 2 SDN Cempereng
Jatengx.com, Batang – Mahasiswa Program Studi Ekonomi Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Diponegoro (UNDIP), Kharisma Tri Nina Afwah, yang tergabung dalam Tim II Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler UNDIP di Desa Cempereng melaksanakan program edukatif bagi siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) Cempereng. Melalui program tersebut, ia menggagas kegiatan pengenalan literasi ekonomi dasar bagi siswa kelas 2 melalui pendekatan bermain sambil belajar.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja sosial kemasyarakatan yang dirancang untuk memberikan bekal pengetahuan kepada siswa sekolah dasar dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami.
Dalam sesi bertema “Fun Math with Money: Bermain, Berhitung, dan Belajar”, Kharisma mengenalkan konsep dasar ekonomi kepada siswa melalui permainan edukatif menggunakan uang mainan.
Pembelajaran dimulai dengan mengajak siswa mengamati dan mengenali beberapa pecahan uang mulai Rp1.000, Rp2.000, Rp5.000, hingga Rp10.000, serta pemahaman mengenai nilai uang, yaitu membedakan mana pecahan yang bernilai lebih besar dan lebih kecil. Materi yang disampaikan dengan pendekatan bermain agar konsep yang diberikan dapat lebih mudah dipahami oleh siswa kelas 2 SD.
Tidak hanya mengenal bentuk fisik uang, siswa juga diajak untuk mencocokkan nominal uang dengan harga barang, misalnya menentukan bahwa selembar uang Rp2.000 dapat digunakan untuk membayar sebuah pensil dengan harga yang sama. Melalui simulasi sederhana ini, siswa dilatih memahami proses transaksi jual beli secara langsung dan konkret.
Selain itu, kegiatan turut menyisipkan latihan penjumlahan sederhana menggunakan uang mainan sebagai media hitung, sehingga siswa dapat berlatih kemampuan berhitung sekaligus memahami penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Aktivitas ini membuat siswa antusias dan aktif berpartisipasi selama proses pembelajaran berlangsung.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan melibatkan siswa secara langsung. Mereka tidak hanya mendengarkan penjelasan, tetapi juga mengamati, menjawab pertanyaan, menghitung, dan mencoba menggunakan uang mainan. Suasana belajar pun menjadi lebih menyenangkan karena siswa dapat memperoleh pengalaman secara langsung melalui permainan.
Di balik keseruan permainan, kegiatan ini juga sarat akan penanaman nilai karakter. Siswa diajarkan untuk lebih teliti dalam menghitung, bersikap jujur saat melakukan pembayaran, bertanggung jawab terhadap uang yang digunakan, serta sabar dalam mengikuti kegiatan selama simulasi berlangsung. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dari tujuan program, yakni tidak hanya membekali siswa dengan pengetahuan ekonomi, tetapi juga membentuk karakter positif sejak usia dini.
Pemilihan permainan sebagai media pembelajaran menjadi cara sederhana untuk memperkenalkan literasi ekonomi kepada anak sejak dini. Konsep yang dekat dengan kehidupan sehari-hari membuat siswa dapat mengenal fungsi dan nilai uang tanpa harus memahami materi ekonomi yang kompleks.
Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman siswa mengenai penggunaan uang dan proses transaksi, sekaligus melatih kemampuan berhitung, ketelitian, pengambilan keputusan, dan pengelolaan uang secara sederhana.
Penulis: Kharisma Tri Nina Afwah, Mahasiswa Program Studi Ekonomi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro, KKN Reguler Tim II Universitas Diponegoro di Desa Cempereng
Editor: Azis



