
Mahasiswa KKN Undip Dampingi UMKM Olahan Duri Lele Susun Strategi Harga dan Keuntungan
Sragen — Mahasiswa KKN Reguler Tim II 127 Universitas Diponegoro (Undip) memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM budidaya lele di Desa Wonorejo, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Sragen, melalui program Desain Model Bisnis dan Penentuan Harga Jual UMKM Olahan Duri Lele Berbasis Profit Margin yang Adil dan Berkelanjutan.
Program ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan pelaku usaha untuk menentukan harga jual yang sesuai dengan biaya produksi dan keuntungan yang diharapkan. Terlebih, pesanan produk olahan duri lele yang bersifat tidak tetap membuat penentuan harga perlu mempertimbangkan kondisi dan jumlah pesanan.
Mahasiswa dari bidang Akuntansi melakukan wawancara dan observasi terhadap proses produksi untuk mengidentifikasi komponen biaya yang digunakan. Data tersebut kemudian digunakan untuk menghitung biaya dan margin keuntungan setiap produk sebagai dasar dalam menyusun strategi penentuan harga yang lebih sesuai.
Salah satu pendekatan yang diperkenalkan adalah multi-tier pricing strategy, yaitu strategi penentuan harga berdasarkan tingkatan atau kondisi pesanan. Selain itu, mahasiswa juga memberikan pemahaman mengenai alokasi laba agar keuntungan usaha dapat dikelola secara lebih terarah dan mendukung keberlanjutan usaha.
Hasil pendampingan kemudian dituangkan dalam booklet “Multi-Tier Pricing Strategy & Profit Allocation” yang memuat strategi penentuan harga bertingkat dan alokasi laba bagi UMKM olahan duri lele berbasis made-by-order. Booklet tersebut digunakan sebagai media pendampingan agar pelaku usaha memiliki acuan yang lebih praktis dalam menentukan harga jual.
Melalui kegiatan ini, pelaku UMKM memperoleh pemahaman bahwa penentuan harga tidak hanya didasarkan pada harga pasar atau perkiraan semata, tetapi perlu mempertimbangkan biaya yang dikeluarkan dan margin keuntungan yang ingin dicapai. Pendekatan tersebut diharapkan dapat membantu pelaku usaha memperoleh keuntungan yang lebih adil sekaligus menjaga keberlanjutan usahanya.
Program pendampingan ini menjadi salah satu bentuk penerapan ilmu Akuntansi, khususnya akuntansi manajemen, dalam membantu UMKM menghadapi permasalahan nyata dalam pengelolaan usaha. Dengan strategi harga yang lebih terukur, UMKM diharapkan mampu mengembangkan usaha dan meningkatkan nilai ekonomi dari produk olahan duri lele.
Penulis: Feby Wahyu Pristitasari
Editor : Tim KKN Desa Wonorejo



