
Krobokan, 13 Juli 2026 — Kreativitas siswa tidak hanya dapat diasah melalui gambar atau lukisan, tetapi juga lewat seni menulis karakter dari negeri lain. Hal itulah yang menjadi dasar kegiatan edukasi “Mengenal Seni Kaligrafi Jepang Shodou” yang dilaksanakan oleh Tim KKN-R Desa Krobokan di SDN 2 Krobokan, Senin (13/7).
Kegiatan yang digagas oleh Thomas Aldi Joko Maryanto, mahasiswa yang tergabung dalam Tim KKN-R Desa Krobokan, tersebut diikuti oleh 12 siswa. Kegiatan dirancang sebagai sarana untuk melatih kreativitas, konsentrasi, dan ketelitian siswa melalui pengenalan budaya dan seni tulis yang berasal dari Jepang.
Kegiatan diawali dengan pengenalan mengenai apa itu shodou, mulai dari sejarah singkat, alat-alat yang digunakan seperti kuas, tinta, dan kertas kaligrafi, hingga filosofi di balik setiap goresan yang dibuat. Siswa diperkenalkan pada cara memegang kuas dan mengatur tekanan tangan agar dapat menghasilkan guratan tinta yang rapi dan bermakna.
Setelah pengenalan materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung. Setiap siswa diberi kesempatan untuk mencoba menorehkan kuas di atas kertas, membentuk karakter atau simbol sederhana sesuai arahan yang diberikan. Melalui praktik ini, siswa diajak untuk memahami bahwa kaligrafi bukan sekadar menulis, melainkan juga bentuk ekspresi diri yang membutuhkan fokus dan kesabaran.
Antusiasme siswa terlihat jelas sepanjang kegiatan berlangsung. Para siswa tampak bersemangat saling membantu dan menunjukkan hasil karya masing-masing kepada teman-temannya. Suasana belajar yang santai namun tetap fokus membuat kegiatan ini menjadi pengalaman baru yang menyenangkan bagi siswa.
Thomas Aldi Joko Maryanto berharap kegiatan ini dapat membuka wawasan siswa terhadap keberagaman budaya sekaligus menumbuhkan kreativitas mereka sejak dini.
“Saya berharap melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya mengenal budaya baru, tetapi juga belajar bahwa kreativitas bisa muncul dari hal-hal sederhana seperti menggoreskan tinta di atas kertas. Semoga pengalaman ini bisa menumbuhkan rasa percaya diri mereka untuk terus berkarya dan berani mencoba hal-hal baru.”
Melalui kegiatan tersebut, siswa tidak hanya diajak untuk mengenal seni kaligrafi Jepang, tetapi juga dilatih untuk lebih sabar, teliti, dan berani mengekspresikan diri melalui karya. Kegiatan sederhana ini membuktikan bahwa seni dapat menjadi media efektif untuk mengembangkan kemampuan berpikir kreatif siswa sejak usia dini.
Kegiatan edukasi kaligrafi Jepang Shodou ini menjadi salah satu bentuk kontribusi Tim KKN-R Desa Krobokan dalam menghadirkan pengalaman belajar yang kreatif dan berbeda bagi siswa. Diharapkan, semangat berkarya yang ditumbuhkan melalui kegiatan ini dapat terus dibawa siswa dalam proses belajar mereka sehari-hari.
Penulis/Reporter: Thomas Aldi Joko Maryanto
Fotografer: Tim Dokumentasi KKN Tim II Desa Krobokan
Kontak Media / Humas Kelompok: Instagram: @kkn.krobokan.undip



