
Boyolali, 14/07/2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro melaksanakan program kerja edukasi pengenalan sayuran dan pemanfaatan botol bekas sebagai media tanam bagi siswa SD Negeri 2 Krobokan, Desa Krobokan, Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali. Program ini digagas untuk menanamkan kesadaran hidup sehat dan peduli lingkungan sejak dini kepada anak-anak.Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh minimnya pengetahuan siswa tentang jenis sayuran dan manfaatnya, serta kebiasaan membuang botol plastik bekas tanpa dimanfaatkan kembali. Dhiya Herla Athaya, penanggung jawab program kerja ini, menjelaskan alasan dipilihnya botol bekas sebagai media tanam.“Kami ingin anak-anak paham bahwa barang yang sudah tidak terpakai seperti botol plastik masih bisa dimanfaatkan menjadi sesuatu yang berguna, salah satunya untuk menanam sayuran sendiri di rumah,” ujarnya.Kegiatan dibuka dengan penyampaian materi secara interaktif mengenai berbagai jenis sayuran dan manfaatnya bagi kesehatan. Mahasiswa turut mengajak siswa berdialog agar materi lebih mudah dipahami. Setelah pemaparan materi, siswa diajak praktik langsung mengubah botol plastik bekas menjadi pot tanaman sederhana, kemudian menanam benih sayuran secara mandiri. Salah satu siswa kelas 5, Krisna, mengaku senang dengan kegiatan tersebut.“Seru, aku baru tahu kalau botol bekas bisa dipakai buat nanam sayur. Nanti mau coba tanam lagi di rumah,” katanya.
Kepala SD Negeri 2 Krobokan, Sutoto S.Pd., turut menyambut baik program kerja mahasiswa KKN Undip tersebut.“Kegiatan seperti ini bermanfaat untuk menambah wawasan siswa sekaligus mengajarkan mereka peduli terhadap lingkungan sejak dini. Kami berterima kasih kepada mahasiswa KKN Undip atas programnya,” ungkapnya.Program ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu SDG 2 (Tanpa Kelaparan) melalui pengenalan budidaya tanaman pangan, SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui dorongan konsumsi sayuran, serta SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui pemanfaatan botol bekas sebagai media tanam ramah lingkungan.Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan minat bercocok tanam sejak dini, membiasakan konsumsi sayuran sebagai pola hidup sehat, serta mendorong pemanfaatan barang bekas secara kreatif dan ramah lingkungan di kalangan siswa.Ke depannya, kebiasaan menanam sayuran dengan media botol bekas ini diharapkan terus diterapkan siswa di rumah bersama dukungan orang tua, sehingga manfaatnya dirasakan berkelanjutan bagi kesehatan keluarga dan lingkungan Desa Krobokan.
- Penulis: Dhiya Herla Athaya, 23020323140130, Program Studi Agribisnis, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro



