
SRAGEN, 15 Agustus 2026 – Kelompok Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II dari Universitas Diponegoro sukses menyelenggarakan program kerja “Gerakan Keluarga Cermat Finansial” yang ditujukan bagi pengurus dan anggota PKK Desa Kedawung. Kegiatan edukatif ini berlangsung dengan hangat dan penuh semangat di Rumah Ketua RT 16, Desa Kedawung, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Sragen, pada Rabu (29/07/2026).
Program kerja ini diinisiasi sebagai bentuk respons nyata terhadap berbagai tantangan ekonomi mikro di tingkat pedesaan, khususnya terkait pengelolaan arus kas (cash flow) rumah tangga serta masih minimnya pemahaman mengenai pencatatan akuntansi keuangan sederhana. Dengan menyasar 29 peserta yang terdiri dari jajaran pengurus serta anggota aktif PKK Desa Kedawung, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi yang sistematis, terstruktur, dan aplikatif mengenai strategi penyusunan serta pengalokasian anggaran belanja bulanan demi memperkuat fondasi ketahanan ekonomi keluarga pedesaan.
Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro, Atikah Husna Khairunnisa, selaku penanggung jawab utama program kerja ini, menjelaskan bahwa intervensi edukasi finansial ini dirancang sedemikian rupa agar memberikan dampak berkelanjutan bagi pola konsumsi warga setempat. “Kami melihat potensi kemandirian dan pengelolaan ekonomi yang sangat besar pada ibu-ibu PKK di Desa Kedawung, mengingat peran vital mereka sebagai manajer keuangan utama dalam rumah tangga. Namun, kendala klasik yang masih sering dihadapi adalah belum tertatanya sistem pencatatan pengeluaran harian, sulitnya menyisihkan dana darurat, serta campur aduknya anggaran kebutuhan pokok dengan pengeluaran sekunder. Oleh karena itu, melalui Gerakan Keluarga Cermat Finansial ini, kami mendampingi ibu-ibu secara langsung untuk menyusun pos anggaran bulanan seperti alokasi kebutuhan harian, pendidikan anak, hingga tabungan masa depan agar arus kas keluarga menjadi jauh lebih transparan, terencana, dan terkontrol,” ujar Atikah saat ditemui di sela-sela kegiatan.
Rangkaian pelaksanaan kegiatan diawali dengan sesi pemaparan materi secara interaktif dan komunikatif. Materi difokuskan pada pengenalan konsep budgeting praktis, salah satunya melalui pendekatan prinsip 50/30/20 yang telah disesuaikan dengan realitas kebutuhan serta taraf hidup masyarakat pedesaan. Dalam sesi ini, peserta tidak hanya diajak menyimak teori dasar keuangan, tetapi juga langsung dilanjutkan dengan sesi simulasi perhitungan nyata. Para peserta diajak membedah studi kasus sederhana, menghitung kisaran pendapatan bulanan, lalu membaginya ke dalam pos pos penting seperti kebutuhan primer, dana tak terduga, dan investasi/tabungan.
Diskusi berlangsung sangat dinamis ketika para peserta aktif berkonsultasi mengenai kendala praktis yang kerap dihadapi di rumah, seperti membengkaknya anggaran belanja harian akibat kenaikan harga bahan pokok. Pendekatan edukasi yang santai namun berbobot ini berhasil menciptakan suasana belajar yang interaktif dan menyenangkan bagi seluruh ibu-ibu PKK. Antusiasme warga terlihat begitu tinggi dari awal hingga penghujung acara, tercermin dari aktifnya sesi tanya jawab dan keberhasilan para peserta menyelesaikan simulasi perhitungan anggaran mereka masing-masing.
Kemeriahan dan kehangatan acara kemudian mencapai puncaknya pada sesi penutup kegiatan. Sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif peserta sekaligus mendorong keterlibatan warga, acara diakhiri dengan penyerahan dompet disiplin keuangan bersekat secara simbolis kepada para peserta yang beruntung melalui sesi pengundian interaktif. Dompet disiplin keuangan ini dilengkapi dengan sekat-sekat pembagi pos yang didesain khusus untuk memudahkan ibu-ibu rumah tangga dalam mengelompokkan uang tunai bulanan sesuai peruntukannya secara praktis dan disiplin di rumah.
Rangkaian program Gerakan Keluarga Cermat Finansial ini kemudian ditutup secara resmi dengan sesi penyerahan dompet disiplin keuangan bagi warga yang beruntung, dilanjutkan dengan sesi foto bersama antara tim mahasiswa KKN Universitas Diponegoro dan seluruh pengurus serta anggota PKK Desa Kedawung, lalu diakhiri dengan kegiatan ramah tamah. Melalui program ini, diharapkan kesadaran akan pentingnya literasi keuangan rumah tangga dapat terus berkembang dan diterapkan secara konsisten demi terciptanya keluarga pedesaan yang sejahtera dan tangguh secara finansial.
Penulis/Reporter: Atikah Husna Khairunnisa
Fotografer: Navisa Ayu Fajrina Hartanti
Instagram: @kkn_desakedawung




