
Kelurahan Kalibening, 14 Agustus 2026 – Kelompok Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II dari Universitas Diponegoro berhasil menyelenggarakan program kerja “Penanaman Biopori Bersama Pemuda Kalibening Dalam Melaksanakan SDGs Target 6 Clean Water and Sanitation” di beberapa titik tertentu yang berpotensi terjadi genangan, Kelurahan Kalibening, Kecamatan Tingkir, pada tanggal 2 – 5 Agustus 2026.
Kegiatan ini muncul dikarenakan adanya kekhawatiran para pemangku wilayah akan kurangnya kesadaran masyarakat atas pentingnya kegiatan konservasi air tanah guna menghemat air bersih di wilayah kelurahan kalibening. Mereka berharap kesadaran masyarakat meningkat dan mengetahui bahwa konservasi air tanah berguna di masa yang akan mendatang. “Kami sebenarnya tidak kekurangan air bersih akan tetapi masyarakat banyak yang tidak tau bahwa konservasi air tanah adalah hal yang penting, maka kami berharap mereka tahu tentang hal tersebut” ucap pak Muhaimin selaku RW 01 Kelurahan Kalibening saat sesi saran dalam pemaparan program di kantor kelurahan.
Salah satu penanggung jawab program ini, Awang Maghfiroh, menjelaskan bahwa program ini dirancang agar memberikan dampak jangka panjang bagi warga kelurahan. “Untuk konservasi air tanah jika biopori ditanam sekarang maka dampaknya tidak langsung terlihat dalam waktu dekat mungkin bisa 1, 2 bahkan puluhan tahun yang akan datang, maka kami memilih anak muda sebagai tujuan utama pemberdayaan ini, karena di masa yang akan datang merekalah yang akan melanjutkan kegiatan ini agar sustainable seperti harapan kita semua” jelasnya saat sosialisasi Gerakan pemuda Peduli Air dimulai.
Pelaksanaan kegiatan diawali dengan pemberdayaan berbentuk edukasi berisi dampak dan solusi kekurangan air tanah dan air bersih serta mengenalkan media biopori sederhana yang terbuat dari paralon yang di lubangi dan diberi penutup, lengkap dengan penjelasan cara penggunaanya. Kegiatan berlanjut di hari esoknya, setiap sore dalam 4 hari berturut – turut para pemuda kelurahan Kalibening mengimplementasikan secara langsung dalam penanaman biopori ini dengan bimbingan para mahasiswa KKN Undip. Titik-titik pemasangan dipilih berdasarkan hasil observasi bersama yang dilakukan sebelumnya, termasuk kunjungan ke Mata Air Mbelik Luwing untuk melihat langsung kondisi cadangan air di Kelurahan Kalibening. Dalam praktiknya, para pemuda terlibat aktif dalam pemasangan pipa paralon ke dalam tanah.
Manfaat spesifik yang dirasakan dari program ini antara lain: pertama, para pemuda memperoleh pengetahuan dan keterampilan langsung mengenai teknik pembuatan dan pemasangan biopori yang dapat diterapkan di lingkungan rumah masing-masing. Kedua, kegiatan ini membuka wawasan bahwa konservasi air tanah bukanlah upaya instan melainkan investasi lingkungan untuk keberlanjutan generasi mendatang. Ketiga, terbangunnya kesadaran bahwa menjaga cadangan air tanah berarti menjaga keberlangsungan Sumber Mata Air Belik Luwing dan sumber-sumber air lainnya yang menjadi nadi kehidupan warga Kalibening. Keempat, program ini menciptakan ruang kolaborasi antar pemuda dari berbagai RT untuk bersama-sama peduli terhadap lingkungan desanya.
Lurah Kalibening, Bapak Asroi, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kontribusi nyata dari para mahasiswa. “Kami sangat berterima kasih atas kehadiran adik-adik mahasiswa KKN. Program ini benar-benar membuka wawasan baru bagi warga kami, khususnya dalam memahami bahwa menjaga air tanah adalah investasi jangka panjang yang harus dimulai sejak sekarang. Kami berharap apa yang diajarkan bisa terus diterapkan secara berkelanjutan,” ujarnya dengan penuh harap.
Keberlanjutan program menjadi perhatian utama di akhir kegiatan ini. Para pemuda yang telah dilibatkan sejak awal diharapkan mampu menjadi motor penggerak di lingkungan masing-masing. Mereka diharapkan dapat menyebarkan pemahaman tentang pentingnya konservasi air tanah kepada warga lainnya, sehingga manfaat dari program ini tidak hanya dirasakan saat KKN berlangsung, tetapi terus berlanjut untuk jangka panjang. Dengan begitu, upaya menjaga sumber daya air di Kalibening bisa tetap terjaga demi generasi yang akan datang.
Penulis/Reporter: Amanda Amalia Maizan, Anindya Zhafira Yusoh, Awang Maghfiroh, Tessa Marshanda Purba
Fotografer: Awang Maghfiroh
Lokasi : Kelurahan Kalibening, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga
Program : Tim II KKN-R Universitas Diponegoro Kelurahan Kalibening
Kontak Media : kknkalibening2026@gmail.com (Email) | @napakjejakkalibening (Instagram) | @napakjejakkalibening (TikTok)



