Mahasiswa kenalkan budaya jepang melalui 5S bagi siswa SDN Cempereng
Jatengx.com, Batang – Mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Cempereng, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, menggelar kegiatan pengenalan budaya Jepang melalui konsep 5S kepada siswa SDN Cempereng pada Sabtu, (1/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN Undip dalam memberikan edukasi mengenai budaya Jepang sekaligus menanamkan kebiasaan positif kepada siswa sekolah dasar sejak dini. Konsep 5S yang diperkenalkan terdiri dari Seiri (memilah barang), Seiton (menata barang), Seiso (membersihkan), Seiketsu (menjaga kerapian), dan Shitsuke (membiasakan diri).
Pengenalan budaya 5S tersebut dilaksanakan oleh mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya, Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Jepang, Universitas Diponegoro. Kegiatan tidak hanya dilakukan melalui penyampaian materi secara teori, tetapi juga dilanjutkan dengan praktik langsung di lingkungan kelas.

Para siswa diajak untuk mempraktikkan konsep 5S dengan membersihkan ruang kelas serta menata meja dan kursi. Melalui kegiatan tersebut, siswa diharapkan dapat memahami bahwa kebersihan, kerapian, kedisiplinan, dan kebiasaan menjaga lingkungan merupakan hal yang penting untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Selain diterapkan di lingkungan sekolah, nilai-nilai yang terkandung dalam konsep 5S juga diharapkan dapat menjadi kebiasaan positif yang diterapkan siswa di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Yehezkiel Evangeli Kristianto, mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya, Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Jepang, Universitas Diponegoro, mengatakan bahwa kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memperkenalkan budaya Jepang sekaligus mengajak siswa menerapkan nilai-nilai 5S secara langsung.
“Dengan adanya kegiatan ini, saya memiliki kesempatan untuk mengenalkan budaya Jepang 5S kepada siswa. Tidak hanya melalui materi, kami juga mengajak mereka untuk langsung mempraktikkannya di dalam kelas agar kebiasaan tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Yehezkiel.

Kegiatan berlangsung secara seru dan interaktif dengan antusiasme siswa dalam mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Penyampaian materi menggunakan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami sehingga siswa dapat mengikuti kegiatan dengan baik.

Melalui kegiatan pengenalan budaya Jepang 5S ini, mahasiswa KKN Undip berharap para siswa SDN Cempereng dapat memahami pentingnya menjaga kebersihan, kerapian, kedisiplinan, serta membangun kebiasaan positif sejak dini. Penerapan kebiasaan tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari pembentukan karakter siswa dan mendukung mereka dalam meraih masa depan yang lebih baik.
Penulis: Yehezkiel Evangeli Kristianto, Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya, Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Jepang, Universitas Diponegoro
Editor: Azis



