Mahasiswa KKN Reguler Tim II Universitas Diponegoro bersama siswa SDN Bendungan 1 dalam kegiatan edukasi Fasilitator Edukasi Berbagi.
Jatengx.com, Sragen – Menjaga fasilitas sekolah dan peduli terhadap sesama merupakan kebiasaan sederhana yang perlu ditanamkan sejak usia dini. Nilai tersebut menjadi bagian dari pendidikan karakter karena dapat membentuk sikap anak dalam kehidupan sehari-hari.
Hal itu menjadi fokus mahasiswa KKN Reguler Tim II Universitas Diponegoro (Undip) 2025/2026 melalui program Fasilitator Edukasi Berbagi di SDN Bendungan 1, Desa Bendungan, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026).
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN mendampingi siswa memahami tanggung jawab dalam menggunakan dan menjaga fasilitas sekolah sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap orang lain.
Mahasiswa mengajak siswa mengenali berbagai fasilitas yang digunakan bersama, mulai dari ruang kelas, meja dan kursi, toilet, tempat sampah, hingga halaman sekolah. Dari fasilitas tersebut, siswa diajak memahami bahwa setiap warga sekolah memiliki tanggung jawab untuk menjaga kebersihan dan kondisi fasilitas agar tetap dapat digunakan bersama.
Contoh perilaku yang diberikan antara lain membuang sampah pada tempatnya, tidak mencoret meja atau dinding, tidak merusak fasilitas, menjaga kebersihan, serta merapikan kembali barang setelah digunakan.
Berbagi Tidak Harus Berupa Barang
Selain menjaga fasilitas sekolah, mahasiswa juga mengenalkan makna berbagi kepada siswa. Berbagi tidak selalu diwujudkan dengan memberikan barang atau makanan.
Siswa diajak memahami bahwa membantu teman yang mengalami kesulitan, meminjamkan alat tulis, berbagi kesempatan bermain, dan bekerja sama menjaga lingkungan merupakan bentuk kepedulian yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.
Materi disampaikan secara interaktif melalui tanya jawab dan contoh situasi yang dekat dengan pengalaman siswa. Mereka diajak menentukan tindakan yang tepat ketika melihat teman membuang sampah sembarangan, menemukan fasilitas sekolah yang rusak, atau mengetahui ada teman yang membutuhkan bantuan.
Pendekatan tersebut membuat siswa tidak hanya menerima materi, tetapi juga belajar mempertimbangkan tindakan yang sebaiknya dilakukan dalam situasi tertentu.
Antusiasme siswa terlihat selama kegiatan berlangsung. Mereka aktif menjawab pertanyaan dan menceritakan pengalaman yang pernah dialami di lingkungan sekolah.
Interaksi tersebut menunjukkan bahwa pendidikan karakter dapat disampaikan melalui persoalan sederhana yang ditemui anak setiap hari. Nilai tanggung jawab dan kepedulian menjadi lebih mudah dipahami ketika dikaitkan dengan pengalaman mereka sendiri.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap siswa memahami bahwa menjaga fasilitas sekolah bukan hanya tugas guru atau petugas sekolah. Fasilitas yang digunakan bersama merupakan tanggung jawab seluruh warga sekolah.
Demikian pula dengan sikap berbagi. Kepedulian dapat dimulai dari tindakan kecil tanpa harus menunggu memiliki sesuatu yang berlebih. Kebiasaan membantu, menjaga kebersihan, dan menghargai orang lain dapat diterapkan di sekolah, rumah, maupun lingkungan masyarakat.

Mendukung SDG
Program Fasilitator Edukasi Berbagi juga mendukung SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas melalui pendidikan karakter, SDG 11 tentang Kota dan Komunitas Berkelanjutan melalui penanaman kesadaran menjaga fasilitas bersama, serta SDG 16 tentang Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh melalui penguatan nilai tanggung jawab, kepedulian, dan saling menghargai.
Selain itu, kegiatan tersebut mencakup aspek pendidikan, sosial, lingkungan, dan budaya. Pendidikan diwujudkan melalui penguatan karakter, aspek sosial melalui kepedulian terhadap sesama, aspek lingkungan melalui pembiasaan menjaga kebersihan dan fasilitas bersama, sedangkan aspek budaya melalui penguatan nilai gotong royong.
Melalui program tersebut, mahasiswa KKN Undip berharap kebiasaan sederhana yang diperkenalkan kepada siswa dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Tanggung jawab terhadap lingkungan dan kepedulian terhadap sesama diharapkan tumbuh menjadi bagian dari karakter siswa sejak dini.
Penulis/Reporter: Nabila Listya Putri
Program Studi: Akuntansi Perpajakan, Sekolah Vokasi, Universitas Diponegoro
Program: KKN Reguler Tim II Universitas Diponegoro 2025/2026
Editor: Azis



