Mahasiswa menampilkan produk hasil peyek teri bersama dengan ibu PKK
Jatengx.com, Sukoharjo – Sebuah produk makanan tidak hanya berasal dari proses memasak. Di balik produk yang terlihat sederhana, terdapat banyak hal yang perlu dipikirkan agar produk tersebut dapat dikenal, memiliki identitas, dan menarik perhatian konsumen. Mulai dari pemilihan bahan, proses produksi, nama produk, cara memperkenalkan produk, hingga informasi yang dicantumkan pada kemasan.
Mahasiswa KKN-R Tim II Universitas Diponegoro menghadirkan sebuah program kolaboratif di Desa Tambakboyo, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo, dengan mengembangkan produk olahan berbahan dasar ikan teri menjadi peyek ikan teri. Program ini menjadi menarik karena tidak dikerjakan dari satu sudut pandang saja.
Tiga mahasiswa dari program studi yang berbeda saling menggabungkan keahlian masing-masing untuk menghasilkan sebuah produk yang tidak hanya memiliki nilai dari segi pangan, tetapi juga memiliki identitas dan tampilan yang lebih siap untuk diperkenalkan kepada konsumen.
Kolaborasi tersebut melibatkan Zahra Putri Defiana dari Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Agnes Melanie dari Program Studi Sastra Indonesia, dan Novaya Lintang Alya Marwa dari Program Studi Gizi. Ketiganya mengambil peran yang berbeda dalam proses pengembangan produk peyek ikan teri.

Dalam proses pengembangan produk, Zahra Putri Defiana, mahasiswa Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, berperan dalam proses pembuatan dan pengembangan produk peyek ikan teri. Keilmuan yang dimiliki menjadi salah satu dasar dalam melihat potensi sumber daya perairan, khususnya ikan teri, untuk dapat dimanfaatkan menjadi produk pangan yang memiliki nilai tambah.
Ikan teri yang sebelumnya dapat dipandang sebagai bahan pangan biasa kemudian diolah menjadi produk yang lebih siap untuk diperkenalkan kepada masyarakat. Proses tersebut menjadi contoh sederhana bagaimana potensi sumber daya lokal dapat dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi.
Agnes Melanie dari Program Studi Sastra Indonesia mengambil peran dalam bagian copywriting, identitas merk, dan narasi produk. Peran ini dilakukan untuk membangun karakter produk peyek ikan teri agar memiliki identitas yang lebih kuat dan mudah dikenali oleh konsumen. Melalui pemilihan nama, penggunaan kata-kata pada kemasan, serta penyusunan narasi produk, peyek ikan teri tidak hanya diperkenalkan sebagai makanan ringan, tetapi juga memiliki cerita yang menggambarkan karakter dan potensi produk lokal Desa Tambakboyo.
Copywriting juga disusun dengan bahasa yang singkat, menarik, dan mudah dipahami sehingga dapat membantu menyampaikan keunggulan produk sekaligus menciptakan kesan yang lebih dekat dengan konsumen.

Novaya Lintang Alya Marwa dari Program Studi Gizi berperan dalam penyusunan label informasi produk. Label menjadi salah satu bagian penting pada kemasan karena berfungsi sebagai media untuk menyampaikan informasi kepada konsumen dengan melalui kolaborasi ketiga mahasiswa tersebut, produk tidak hanya berhenti pada tahap pembuatan peyek, tetapi dikembangkan dari berbagai sisi, mulai dari bahan pangan, komunikasi produk, hingga informasi yang terdapat pada kemasan.
Penyusunan label informasi produk dilakukan dengan memperhatikan berbagai informasi yang perlu dicantumkan pada kemasan. Informasi tersebut antara lain nama produk, komposisi, berat bersih, identitas produsen, alamat produksi, serta informasi lain yang relevan sesuai dengan ketentuan pelabelan pangan yang berlaku.
Kolaborasi ini menunjukkan bahwa pengembangan produk UMKM dapat dilakukan melalui berbagai pendekatan. Tidak hanya membutuhkan kemampuan memasak atau produksi, tetapi juga membutuhkan pemahaman mengenai bahan pangan, komunikasi, pemasaran, dan informasi produk. Peyek ikan teri menjadi contoh sederhana bagaimana potensi lokal dapat dikembangkan melalui kreativitas.
Ikan teri yang merupakan sumber daya perairan dapat diolah menjadi makanan yang lebih praktis dan memiliki nilai tambah. Kemudian, produk tersebut diperkuat melalui copywriting agar memiliki identitas komunikasi yang lebih jelas dan dilengkapi label informasi agar konsumen mendapatkan informasi yang diperlukan.
Penulis: Novaya Lintang Alya Marwa
Editor: Azis



