Dokumentasi Mahasiswa bersama Ibu-ibu PKK Desa Joho Pasca Kegiatan GEMARIKAN
Jatengx.com, Sukoharjo — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (UNDIP) menyelenggarakan program GEMARIKAN (Gerakan Makan Ikan) di Balai Desa Joho, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, pada Sabtu (25/7). Kegiatan ini menyasar ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) sebagai penggerak utama pemenuhan gizi keluarga.
Program yang mengusung tema Gemar Makan Ikan melalui Olahan Nugget Ikan Lele ini merupakan hasil kolaborasi lintas keilmuan antara mahasiswa Program Studi Gizi, Fakultas Kedokteran, dan mahasiswa Program Studi Manajemen Sumber Daya Perairan. Perpaduan dua bidang tersebut menghadirkan pendekatan yang utuh, mulai dari potensi sumber daya perikanan hingga pemanfaatan gizinya bagi keluarga.
Pemaparan materi diawali oleh M. Hanif Firjananda, mahasiswa Program Studi Manajemen Sumber Daya Perairan yang mengulas potensi perikanan Indonesia sebagai negara kepulauan dengan sumber daya yang melimpah.
“Negara kita kepulauan sehingga memiliki beragam jenis ikan lokal yang mudah dibudidayakan dan terjangkau, seperti lele, nila, mujair, patin, gurami, dan bandeng. Oleh karena itu, mari kita manfaatkan sumber daya yang kita miliki dengan tepat,” paparnya
M. Hanif Firjananda juga menjelaskan cara memilih ikan yang segar serta teknik penyimpanan yang baik agar mutu ikan tetap terjaga hingga siap dikonsumsi.
Selanjutnya, pemaparan materi dari Rasya Amelia Pramudita, mahasiswa Program Studi Gizi mengenai pentingnya konsumsi ikan sebagai sumber protein hewani berkualitas tinggi. Dalam paparannya, Rasya Amelia Pramudita menjelaskan kandungan gizi ikan lele yang kaya protein serta asam amino penting seperti lisin dan leusin, cara memilih ikan segar, hingga teknik penyimpanan yang baik agar mutu ikan tetap terjaga.
“Ikan lele mudah diperoleh dan harganya terjangkau, tetapi kandungan gizinya sangat baik untuk pertumbuhan anak. Melalui olahan seperti nugget, bisa menjadi alternatif untuk ibu-ibu atau sajian lain yang disukai anak-anak sehingga gizi tubuh terpenuhi,” jelasnya Rasya Amelia Pramudita.

Demonstrasi memasak nugget ikan lele secara langsung oleh mahasiswa di hadapan peserta menjadi rangkai akhir kegiatan. Demonstrasi difokuskan pada tahap penggorengan, di mana adonan nugget yang telah disiapkan digoreng hingga berwarna kuning keemasan. Antusiasme peserta tampak tinggi saat menyaksikan proses pengolahan sekaligus mencicipi hasil masakan.
Untuk mendukung penyampaian materi, mahasiswa menyiapkan sejumlah luaran edukatif berupa presentasi (PPT), leaflet, dan poster. Media tersebut memuat informasi kandungan gizi ikan, resep, serta langkah-langkah pembuatan nugget yang dapat dijadikan panduan praktis bagi ibu-ibu di rumah.
Ketua tim PKK Desa Joho menyambut baik kegiatan ini. Menurutnya, program yang dijalankan
mahasiswa relevan dengan kebutuhan warga, terutama dalam upaya meningkatkan konsumsi
ikan dan mencegah stunting sejak dini.
“Kami sangat terbantu. Materinya mudah dipahami dan langsung bisa dipraktikkan di rumah,” ungkapannya.
Sejumlah peserta mengaku memperoleh wawasan baru mengenai variasi olahan ikan yang selama ini jarang dibuat. Interaksi yang cair antara mahasiswa dan warga membuat kegiatan berlangsung hangat dan komunikatif.
Melalui program GEMARIKAN, mahasiswa KKN UNDIP berharap kebiasaan mengonsumsi ikan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat Desa Joho. Kolaborasi lintas keilmuan ini menunjukkan bahwa pengabdian mahasiswa tidak berhenti pada penyampaian teori, melainkan hadir sebagai upaya nyata mendukung ketahanan gizi keluarga.
Penulis: Tim KKN II Universitas Diponegoro 2026
Editor : Azis




