KKN UPGRIS Kelurahan Ungaran Meriahkan Expo Kecamatan Ungaran Barat dengan Nuansa Jawa Solo

Jatengx.com, Kab. Semarang – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelurahan Ungaran turut memeriahkan Expo Kecamatan Ungaran Barat yang diselenggarakan pada Minggu, 14 Februari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 11 desa dan kelurahan dengan mengusung tema “Budaya, Seni, dan Kreasi” sebagai ajang promosi potensi lokal.

Dalam kegiatan yang berlangsung di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kecamatan Ungaran Barat, KKN UPGRIS Kelurahan Ungaran menghadirkan stand dengan konsep khas Jawa Solo yang kental akan nuansa tradisional. Dekorasi batik, ornamen budaya Jawa, serta penataan estetis menjadikan stand ini menarik perhatian pengunjung dan menghadirkan suasana budaya yang autentik.

Beragam produk UMKM unggulan Kelurahan Ungaran turut dipamerkan, di antaranya Lumpia Bu Desi, Kremes Tempe Tanpa Tepung Bu Lia, Emping Gulali, Keripik Kentang, hingga produk modern seperti Korean Garlic Cheese Mozzarella dan Thai Milk Bun dari Bu Risya, serta minuman kopi Brown Coffee Caffe Latte dan Rossie Caffe Latte. Produk-produk tersebut mendapatkan respons positif dari masyarakat yang hadir, sekaligus membuka peluang pemasaran yang lebih luas.

Foto Produk UMKM Kelurahan Ungaran

Tidak hanya itu, mahasiswa KKN juga menampilkan berbagai inovasi kreatif hasil program kerja, seperti Biopori Organik, Miniatur Rumah Adat Tradisional, Strawberry Handsoap, Glam Beads (gelang manik-manik custom), Gunungan Wayang, Web Digital UMKM, kerajinan bunga dari kolobot jagung, serta Tie Dye Bag. Inovasi ini menjadi wujud kontribusi nyata mahasiswa dalam menggabungkan aspek edukasi lingkungan, pelestarian budaya, dan pengembangan ekonomi kreatif.

Koordinator Lapangan KKN UPGRIS Kelurahan Ungaran, Titis Nurina, menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam expo ini merupakan upaya mempromosikan potensi lokal kepada masyarakat luas.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin membantu mempromosikan UMKM sekaligus menunjukkan hasil inovasi mahasiswa yang dapat bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, perangkat Kelurahan Ungaran, Rizki Afriana, mengapresiasi partisipasi aktif mahasiswa dalam kegiatan tersebut. Ia menilai kehadiran KKN UPGRIS mampu memberikan nilai tambah dalam penyelenggaraan expo.

“Mahasiswa mampu mengemas potensi budaya, produk UMKM, dan inovasi secara menarik sehingga dapat meningkatkan daya tarik pengunjung,” ungkapnya.

Foto Mahasiswa Petugas dan Pengunjung Stand

Mahasiswa KKN UPGRIS Kelurahan Ungaran juga berpartisipasi dalam lomba tari tradisional dengan menampilkan Tari Ngesor Banyumasan. Penampilan yang energik dan kompak tersebut berhasil memukau penonton serta menunjukkan semangat pelestarian budaya daerah.

Kegiatan Expo Kecamatan Ungaran Barat ini menjadi momentum penting dalam mempererat sinergi antara mahasiswa, pemerintah, pelaku UMKM, dan masyarakat. Diharapkan, melalui kegiatan ini, potensi lokal dapat semakin dikenal luas serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan pelestarian budaya di tengah perkembangan zaman.

 

Editor: Azis

By Jatengx

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *