Jatengx.com, Kab. Semarang – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 14 Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) melaksanakan program kerja pembuatan biopori sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan lingkungan dan pencegahan genangan air di Desa Kalikayen.
Program kerja ini dilatarbelakangi oleh kondisi lingkungan yang berpotensi mengalami genangan air saat musim hujan. Lubang biopori dipilih sebagai solusi sederhana, ramah lingkungan, dan mudah diterapkan oleh masyarakat. Selain berfungsi untuk mempercepat penyerapan air ke dalam tanah, biopori juga dapat dimanfaatkan sebagai tempat pengolahan sampah organik rumah tangga dan untuk mengurangi sampah dapur masyarakat.
Kegiatan diawali dengan sosialisasi singkat kepada warga mengenai manfaat dan cara pembuatan biopori. Mahasiswa KKN menjelaskan bahwa biopori membantu meningkatkan daya resap tanah, mengurangi risiko banjir, serta menjaga ketersediaan air tanah selain itu biopori juga bermanfaat untuk mengurangi sampah organik atau sampah dapur. Setelah itu, mahasiswa bersama warga melakukan praktik langsung pembuatan lubang biopori di beberapa titik strategis, seperti halaman rumah warga dan area fasilitas umum.
Proses pembuatan dilakukan dengan menggunakan bor tanah untuk membuat lubang vertikal dengan kedalaman tertentu, kemudian diisi dengan sampah organik seperti daun kering dan sisa makanan. Sampah organik tersebut nantinya akan terurai secara alami dan menjadi kompos yang bermanfaat bagi kesuburan tanah.

Ketua Kelompok KKN UPGRIS Desa Kalikayen menyampaikan bahwa program ini bertujuan untuk menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekitar.
“Kami berharap program biopori ini tidak hanya berhenti saat KKN berlangsung, tetapi dapat dilanjutkan secara mandiri oleh warga sebagai kebiasaan positif dalam menjaga lingkungan,” ujarnya.
Perangkat Desa Kalikayen turut mengapresiasi kegiatan ini karena dinilai memberikan solusi konkret dan edukatif bagi masyarakat. Dengan adanya program biopori, diharapkan Desa Kalikayen semakin siap menghadapi musim hujan serta mampu menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Melalui program kerja ini, mahasiswa KKN UPGRIS berkomitmen untuk menghadirkan inovasi sederhana namun berdampak nyata bagi masyarakat, sekaligus memperkuat kolaborasi antara mahasiswa dan warga dalam mewujudkan desa yang peduli lingkungan.
Editor: Azis

