Jatengx.com, Pekalongan – Di tengah pesatnya paparan teknologi digital pada anak-anak, KKN TIM 57 Universitas Diponegoro mengambil langkah preventif untuk melindungi generasi muda. Tim mahasiswa memberikan edukasi mengenai internet sehat dan keamanan siber bagi siswa-siswi kelas 3 SDN 01 Bojongminggir sebagai upaya membangun literasi digital sejak dini, Rabu (28/01/2026).
Kurangnya pemahaman mengenai keamanan data pribadi dan etika digital sering kali membuat anak-anak usia sekolah dasar, khususnya di jenjang kelas bawah, rentan terhadap kejahatan siber. Tanpa pengawasan dan literasi yang cukup, anak-anak berisiko terjebak dalam praktik penipuan digital (scam) hingga perundungan siber (cyberbullying).

Mahasiswa Teknik Komputer selaku pelaksana program menjelaskan bahwa edukasi ini difokuskan pada pengenalan risiko di dunia maya dengan bahasa yang mudah dipahami anak usia 8-9 tahun. “Masalah utama saat ini adalah anak-anak kelas 3 sudah mulai aktif menggunakan gawai untuk belajar maupun bermain, namun mereka belum memahami adanya ‘pintu jebakan’ di internet, seperti iming-iming hadiah gratis dalam gim yang sebenarnya adalah modus penipuan data,” jelas mahasiswa pelaksana.
Materi yang disampaikan mencakup cara mengenali tautan berbahaya, pentingnya menjaga kerahasiaan identitas diri, hingga penggunaan internet yang produktif. Melalui metode interaktif dan visual yang menarik, para siswa kelas 3 diajarkan untuk lebih waspada terhadap interaksi dengan pihak asing di platform digital. “Tujuannya adalah agar anak-anak memiliki ‘perisai digital’ sejak dini sehingga mereka tidak hanya mahir menggunakan aplikasi, tetapi juga aman dari sisi privasi dan data,” tambahnya.

di ruang kelas SDN 01 Bojongminggir tampak hidup dengan sesi diskusi interaktif. Mahasiswa menggunakan alat peraga visual yang menarik agar poin-poin mengenai etika berinternet (netiquette) dan bahaya perundungan siber (cyberbullying) mudah diserap oleh peserta didik. Pihak sekolah menyambut baik inisiatif ini, mengingat literasi keamanan digital belum sepenuhnya tersentuh dalam kurikulum reguler. Harapannya, melalui edukasi ini, para siswa tidak hanya sekadar bisa menggunakan internet, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam menjaga keamanan ruang digital mereka sendiri.
Program ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat KKN TIM 57 Universitas Diponegoro di Desa Bojongminggir. Melalui program ini, diharapkan tercipta ekosistem digital desa yang lebih aman, dimulai dari perlindungan terhadap generasi muda di sekolah dasar.
Editor : Azis

