Tingkatkan Kemandirian dan Literasi Keuangan, Mahasiswa KKN Universitas IVET  Edukasi Gemar Menabung Bagi Anak-anak SD

Jatengx.com, Kendal – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Dharmaloka Universitas Ivet melaksanakan program kerja berupa sosialisasi gemar menabung sejak dini yang berbeda dengan kegiatan pada umumnya. Kali ini, mahasiswa juga mengajak anak-anak berkreasi membuat celengan dari bahan bekas sebagai bentuk edukasi keuangan dasar bagi anak-anak sekolah dasar. Program ini dilaksanakan sebanyak dua kali, yaitu pada Selasa, 28 Januari 2026 di SD Negeri 2 Trisobo dan pada Rabu, 29 Januari 2026 di SD Negeri 1 Trisobo, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung pendidikan karakter serta penguatan literasi keuangan sejak usia dini.

Sasaran kegiatan adalah siswa kelas I hingga kelas III sekolah dasar. Pemilihan sasaran tersebut didasarkan pada pentingnya pembentukan karakter dan kebiasaan positif sejak usia dini. Pada usia tersebut, anak-anak berada pada tahap perkembangan yang sangat baik untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, serta pengelolaan keuangan sederhana. Edukasi mengenai pentingnya menabung dinilai relevan untuk membangun pola pikir hemat dan terencana sejak awal.

Kegiatan sosialisasi dikemas secara menarik dan interaktif agar mudah dipahami oleh anak-anak. Mahasiswa KKN menyampaikan materi melalui cerita pendek edukatif yang dikombinasikan dengan media wayang-wayangan yang terbuat dari kardus. Media tersebut dirancang secara kreatif agar mampu menarik perhatian siswa sekaligus menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Melalui cerita yang sederhana dan dekat dengan kehidupan sehari-hari anak, mahasiswa menjelaskan makna menabung serta manfaatnya di masa depan.

Selain menggunakan media cerita, kegiatan juga dilengkapi dengan permainan edukatif serta sesi tanya jawab. Metode ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi aktif siswa dan memastikan materi dapat dipahami dengan baik. Dalam sesi diskusi, siswa diberikan kesempatan untuk menceritakan pengalaman mereka terkait uang saku dan kebiasaan membeli jajanan. Dari interaksi tersebut, mahasiswa KKN kemudian mengarahkan pemahaman bahwa sebagian uang saku dapat disisihkan untuk ditabung.

Mahasiswa KKN menjelaskan bahwa menabung adalah kegiatan menyimpan uang sedikit demi sedikit untuk kebutuhan di masa depan. Anak-anak diajak memahami bahwa menabung tidak harus dalam jumlah besar, melainkan dapat dilakukan secara rutin dan konsisten. Penjelasan diberikan dengan bahasa yang sederhana, seperti menyisihkan sebagian uang jajan setiap hari atau setiap minggu. Dengan cara tersebut, anak-anak diharapkan memahami bahwa kebiasaan kecil yang dilakukan secara terus- menerus akan memberikan hasil yang besar di kemudian hari.

Lebih lanjut, mahasiswa juga menekankan bahwa menabung bukan hanya tentang menyimpan uang, tetapi juga tentang melatih kedisiplinan dan tanggung jawab. Kebiasaan menabung dapat membantu anak menghindari perilaku boros, belajar mengatur prioritas, serta membiasakan hidup sederhana. Nilai-nilai tersebut merupakan bagian penting dari pendidikan karakter yang selaras dengan tujuan pembelajaran di sekolah dasar.

Sebagai bentuk penguatan materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung membuat celengan dari bahan bekas seperti botol plastik, kaleng, dan kardus. Kegiatan praktik ini bertujuan untuk memberikan pengalaman nyata kepada siswa sekaligus menumbuhkan kreativitas. Setiap siswa diberikan kesempatan untuk membuat dan menghias celengan sesuai dengan imajinasi masing-masing. Mahasiswa KKN mendampingi siswa dalam proses pembuatan, mulai dari melubangi bagian atas botol hingga menghias permukaan celengan dengan kertas warna dan gambar.

Pemanfaatan bahan bekas dalam kegiatan ini juga memiliki nilai edukatif tersendiri. Siswa diajak memahami pentingnya menjaga lingkungan dengan memanfaatkan kembali barang-barang yang sudah tidak terpakai. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada edukasi keuangan, tetapi juga menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini. Integrasi antara literasi keuangan dan kepedulian lingkungan menjadi nilai tambah dalam pelaksanaan program kerja tersebut.

Antusiasme siswa terlihat sangat tinggi selama kegiatan berlangsung. Mereka tampak bersemangat mengikuti setiap tahapan kegiatan, baik saat mendengarkan cerita, menjawab pertanyaan, maupun ketika membuat celengan. Suasana kelas menjadi lebih hidup dan interaktif. Banyak siswa yang menunjukkan kreativitasnya melalui berbagai bentuk dan hiasan celengan yang unik dan menarik. Beberapa siswa bahkan menyampaikan rencana mereka untuk mulai menabung agar dapat membeli buku, mainan, atau perlengkapan sekolah.

Pihak sekolah menyambut baik pelaksanaan program kerja ini. Guru-guru SD Negeri 1 dan SD Negeri 2 Trisobo memberikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KKN dalam memberikan edukasi yang bermanfaat dan relevan dengan pembelajaran karakter.

“Kegiatan sosialisasi menabung ini sangat membantu siswa dalam memahami nilai kedisiplinan dan tanggung jawab sejak dini. Menurutnya, pembelajaran seperti ini jarang diperoleh secara khusus dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari.” Ujar salah satu guru.

Guru juga menyampaikan bahwa hasil kegiatan ini akan ditindaklanjuti dalam pembelajaran di kelas. Celengan yang telah dibuat bersama mahasiswa KKN akan digunakan sebagai media praktik lanjutan untuk membiasakan siswa menabung secara rutin. Dengan adanya tindak lanjut tersebut, diharapkan dampak kegiatan tidak hanya bersifat sementara, tetapi berkelanjutan.

Bagi mahasiswa KKN Dharmaloka Universitas Ivet, kegiatan ini menjadi pengalaman berharga dalam menerapkan ilmu pengetahuan secara langsung di masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan dasar. Program kerja ini juga menjadi wujud kepedulian mahasiswa terhadap pentingnya literasi keuangan sejak dini. Edukasi keuangan dasar sering kali belum menjadi fokus utama dalam kurikulum sekolah dasar, sehingga kehadiran mahasiswa KKN diharapkan dapat melengkapi pembelajaran yang sudah ada.

Secara keseluruhan, kegiatan sosialisasi gemar menabung sejak dini dan kreasi celengan dari bahan bekas ini berjalan dengan lancar dan mendapat respons positif dari seluruh pihak yang terlibat. Program

ini tidak hanya memberikan pengetahuan mengenai pentingnya menabung, tetapi juga membentuk kebiasaan positif yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, kegiatan ini turut melatih kreativitas siswa serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan melalui pemanfaatan bahan bekas.

Mahasiswa KKN Universitas Ivet berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam menumbuhkan generasi yang cerdas dalam mengelola keuangan sejak usia dini. Dengan membiasakan menabung, siswa diharapkan mampu memiliki perencanaan sederhana untuk masa depan serta memahami nilai kerja keras dan pengelolaan uang secara bijak. Melalui kegiatan sederhana namun bermakna ini, mahasiswa KKN berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pendidikan karakter dan pemberdayaan masyarakat di Desa Trisobo.

Dengan adanya sinergi antara mahasiswa, guru, dan siswa, diharapkan kebiasaan gemar menabung dan berkreasi dapat terus diterapkan secara berkelanjutan. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah dasar mampu menghadirkan inovasi pembelajaran yang kreatif, edukatif, dan berdampak positif bagi perkembangan karakter anak-anak.

Penulis : KKN Dharmaloka Desa Trisobo, Kabupaten Kendal

Editor: Azis

By Jatengx

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *