Jatengx.com, Semarang – Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) melalui mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 29 kembali menunjukkan aksi nyata dalam mendukung kelestarian ekosistem air dan ketahanan pangan lokal. Bekerja sama dengan Dinas Perikanan Kota Semarang dan Pemerintah Kelurahan, para mahasiswa melaksanakan kegiatan penebaran ribuan bibit ikan di Embung Kelurahan Pedurungan Lor, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, pada Selasa (24/2/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja unggulan KKN Mengabdi UPGRIS 2026 yang mengusung tema “Sigap Berkarya Nyata”. Fokus utama dari agenda ini adalah optimalisasi fungsi embung sebagai sarana budidaya perikanan darat sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem perairan di wilayah perkotaan.
Kegiatan dimulai pada pukul 07.30 WIB dengan simbolis penyerahan bibit ikan dari Dinas Perikanan Kota Semarang kepada pihak Kelurahan yang didampingi oleh mahasiswa. Jenis bibit ikan yang ditebar meliputi ikan nila dan karper, yang dipilih karena daya tahan tubuhnya yang kuat serta memiliki nilai konsumsi yang tinggi bagi masyarakat.
Proses penebaran dilakukan secara bertahap di beberapa titik embung untuk memastikan bibit ikan dapat beradaptasi dengan suhu air secara optimal (aklimatisasi). Penebaran ikan ini bertujuan untuk memanfaatkan ruang perairan umum sebagai penyedia protein hewani bagi warga sekitar di masa depan, sekaligus sebagai langkah pengendalian jentik nyamuk secara alami di lingkungan Kelurahan Pedurungan Lor.
Mahasiswa

Lurah Pedurungan Lor, Ibu Setyorini, S.E., menyatakan apresiasi yang setinggi-tingginya atas inisiasi mahasiswa UPGRIS yang berhasil menjembatani program dinas dengan kebutuhan wilayah kelurahan. Menurutnya, keberadaan mahasiswa KKN menjadi katalisator penting dalam menggerakkan kegiatan produktif di lingkungan warga.
“Kehadiran mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 29 sangat membantu kami dalam mengoordinasikan kegiatan ini dengan Dinas Perikanan. Embung ini bukan hanya sebagai penampung air hujan, tapi juga aset ekonomi warga. Dengan adanya penebaran bibit ikan ini, kami berharap warga bisa ikut menjaga kebersihan embung dan nantinya bisa memanen hasilnya bersama-sama. Ini adalah bukti nyata kolaborasi antara pemerintah dan akademisi untuk masyarakat,” ujar Ibu Setyorini, S.E., saat di lokasi.
Koordinator kegiatan mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 29, Fitria Dwi Ainurrohmah, menjelaskan bahwa keterlibatan mereka dalam kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap lingkungan hidup yang berkelanjutan.
“Sesuai tema KKN kami, ‘Sigap Berkarya Nyata’, kami tidak ingin hanya sekadar menjalankan program formalitas. Kami melihat embung ini memiliki potensi besar yang bisa dimaksimalkan. Kami membantu proses pengajuan bibit ke Dinas Perikanan hingga teknis penebarannya hari ini. Harapannya, kegiatan ini memberikan dampak jangka panjang bagi ekosistem dan dapat menjadi hiburan produktif bagi warga Pedurungan Lor,” ungkap Fitria Dwi Ainurrohmah.
Melalui penebaran bibit ikan ini, diharapkan Embung Pedurungan Lor dapat menjadi percontohan pemanfaatan lahan basah di Kota Semarang. Sinergi antara Dinas Perikanan, pihak Kelurahan, dan mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 29 ini membuktikan bahwa pengabdian masyarakat yang terukur mampu menciptakan harmoni antara pembangunan manusia dan pelestarian alam.
Editor: Azis

