Jatengx.com, Kab. Semarang – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 6 UPGRIS melaksanakan kegiatan “Sosialisasi Pemasaran Digital UMKM dan Pelaku Seni melalui TikTok” pada hari Minggu, 25 Januari 2026, bertempat di Balai Desa Mluweh, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang. Kegiatan ini diikuti oleh para pelaku UMKM dan pelaku seni yang ada di Desa Mluweh.
Kegiatan sosialisasi dibuka dengan sambutan dari Koordinator Desa (Kordes) KKN Kelompok 6 UPGRIS, Ganang Setyawan, yang menyampaikan tujuan kegiatan serta harapan agar pelaku UMKM dan pelaku seni dapat memanfaatkan media digital sebagai sarana pemasaran yang lebih luas dan efektif.
“Mayoritas masyarakat sudah memiliki hp, termasuk Pelaku UMKM. Hp dapat digunakan sebagai sarana penjualan melalui media digital yang lebih masif.” Ujarnya
Pemerintah pun memberikan apresiasi dan terima kasih atas inisiatif yang digagas mahasiswa.
Kepala Desa Mluweh, Bapak Sujarman, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada mahasiswa KKN Kelompok 6 atas inisiatif dan kontribusi nyata dalam memberikan edukasi pemasaran digital bagi masyarakat Desa Mluweh.
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh hasil wawancara mahasiswa KKN dengan salah satu penggiat UMKM Desa Mluweh, yang menyampaikan keinginan agar UMKM setempat dapat dibantu dalam mengembangkan usaha melalui pemasaran digital, khususnya pemanfaatan platform TikTok sebagai media promosi dan penjualan. Menanggapi hal tersebut, mahasiswa KKN menyusun program sosialisasi yang berfokus pada pengenalan strategi pemasaran digital yang mudah diakses dan relevan dengan kondisi UMKM desa.

Materi sosialisasi disampaikan oleh Salsabella Rahmawati, yang memaparkan materi mengenai konsep digitalisasi pemasaran, peluang pemasaran UMKM melalui media sosial, serta potensi TikTok sebagai platform yang mampu menjangkau konsumen secara luas dan cepat. Pemaparan materi dilakukan melalui media presentasi (PowerPoint) agar peserta lebih mudah memahami konsep yang disampaikan.
Selanjutnya, materi praktik disampaikan oleh Ardianti Romsita, yang menjelaskan secara runtut langkah-langkah pembuatan akun TikTok Shop, mulai dari proses pendaftaran, pengelolaan akun, penambahan produk, hingga cara menautkan produk ke fitur keranjang kuning saat melakukan live TikTok. Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai tata cara melakukan live TikTok sebagai salah satu strategi pemasaran interaktif untuk menarik minat pembeli.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, para pelaku UMKM dan pelaku seni memperoleh wawasan baru mengenai pemanfaatan teknologi digital dalam memasarkan produk, mulai dari peningkatan visibilitas produk, kemudahan promosi tanpa biaya besar, hingga peluang meningkatkan penjualan melalui fitur live streaming. Peserta juga menyampaikan antusiasme serta apresiasi atas ilmu dan pengalaman yang dibagikan oleh mahasiswa KKN.
Sebagai bentuk evaluasi dan masukan, beberapa peserta menyampaikan harapan agar ke depannya dapat dilakukan pendampingan lanjutan secara bertahap dalam penerapan pemasaran digital. Hal ini menjadi catatan positif bagi mahasiswa KKN bahwa edukasi digital sangat dibutuhkan dan memiliki dampak nyata bagi pengembangan UMKM dan pelaku seni di Desa Mluweh.
Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mendorong UMKM dan pelaku seni Desa Mluweh untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital serta meningkatkan daya saing produk lokal di era digital.

