Jatengx.com, Wonogiri — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) melaksanakan program pemasangan tiang penunjuk arah sekaligus lampu penerangan jalan berbasis tenaga surya di Desa Gemawang, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri. Program ini menjadi solusi inovatif yang ramah lingkungan, hemat energi, dan berkelanjutan untuk mendukung kebutuhan informasi arah serta keselamatan warga dan pendatang.
Tiang multifungsi tersebut dirancang untuk menampilkan penunjuk arah menuju lokasi-lokasi penting desa, sekaligus dilengkapi lampu penerangan jalan bertenaga surya yang dapat menyala otomatis saat malam hari. Pemanfaatan panel surya memungkinkan sistem bekerja tanpa bergantung pada jaringan listrik PLN, sehingga menekan biaya operasional dan perawatan jangka panjang.
Salah satu mahasiswa KKN Undip menjelaskan bahwa gagasan ini berangkat dari kebutuhan masyarakat akan penerangan jalan yang memadai serta informasi arah yang jelas, terutama bagi tamu, pendatang, dan akses menuju titik-titik strategis desa. “Kami ingin menghadirkan solusi sederhana namun berdampak langsung, dengan memanfaatkan energi terbarukan yang mudah diaplikasikan di wilayah pedesaan,” ujarnya.
Proses pemasangan dilakukan bersama warga setempat, mulai dari penentuan lokasi strategis, pendirian tiang, hingga pengujian lampu surya. Keterlibatan masyarakat ini diharapkan dapat meningkatkan rasa memiliki sekaligus memudahkan perawatan ke depan. Selain itu, penunjuk arah yang jelas dinilai mampu membantu mobilitas warga dan mendukung potensi desa, termasuk akses menuju fasilitas umum maupun lokasi wisata lokal.
Perangkat lampu surya yang digunakan dilengkapi panel surya, baterai penyimpan energi, serta lampu LED hemat daya. Pada siang hari, panel menyerap energi matahari untuk disimpan, lalu pada malam hari energi tersebut digunakan untuk penerangan secara otomatis. Sistem ini dinilai cocok untuk wilayah dengan intensitas cahaya matahari yang baik seperti Desa Gemawang.
Pemerintah desa menyambut positif inisiatif mahasiswa KKN Undip ini. Menurut perangkat desa, keberadaan tiang penunjuk arah dan lampu jalan tenaga surya sangat membantu masyarakat, khususnya pada malam hari, sekaligus menjadi contoh penerapan teknologi tepat guna berbasis energi terbarukan di tingkat desa.
Melalui program ini, mahasiswa KKN Undip berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta mendorong pemanfaatan energi bersih di lingkungan pedesaan. Ke depan, konsep tiang multifungsi berbasis tenaga surya ini diharapkan dapat direplikasi di titik lain di Desa Gemawang maupun desa-desa sekitar sebagai bagian dari pembangunan desa yang berkelanjutan.
Penulis : Syahdana Arya Wismaya


