Jatengx.com, Pekalongan – Masalah sampah plastik dan anorganik sering kali hanya dianggap sebagai limbah tak berguna. Namun, di tangan mahasiswa KKN TIM 57 Universitas Diponegoro, sampah-sampah tersebut “disulap” menjadi karya seni kolase yang indah oleh siswa-siswi kelas 3 SDN 01 Bojongminggir, Rabu (28/01/2026).

Program bertajuk “Pemanfaatan Sampah Anorganik Menjadi Karya Seni” ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini melalui cara yang menyenangkan. Dalam kegiatan ini, para siswa diminta membawa 3 hingga 4 jenis sampah anorganik, seperti bungkus makanan ringan atau plastik bekas dari rumah masing-masing.
Mahasiswa pelaksana program menjelaskan bahwa kegiatan ini ingin mengubah cara pandang anak-anak terhadap barang bekas. “Kami ingin mengajarkan bahwa sampah yang biasanya dibuang begitu saja sebenarnya bisa dimanfaatkan kembali menjadi sesuatu yang memiliki nilai estetika. Dengan membuat kolase, anak-anak belajar disiplin mengumpulkan sampah sekaligus melatih motorik halus mereka,” ungkap mahasiswi pelaksana.
Siswa dengan teliti menggunting dan menempelkan potongan bungkus makanan pada gambar yang telah disiapkan.
Proses pembuatannya pun cukup unik. Anak-anak menggunting sampah anorganik yang mereka bawa sesuai warna dan pola yang diinginkan, lalu menempelkannya pada sketsa gambar yang telah disediakan oleh tim KKN. Hasilnya, berbagai kemasan plastik berwarna-warni tersebut berubah menjadi gaun-gaun cantik dan pola seni yang unik pada kertas gambar.
Salah satu hasil karya kolase siswa kelas 3 yang memanfaatkan plastik bungkus cokelat dan permen.
Salah satu siswa kelas 3 mengaku senang karena bisa berkreasi dengan sampah yang biasanya ia buang. Ia merasa bangga bisa membuat “baju baru” untuk gambar tersebut dari plastik bekas jajannya.
Melalui program ini, mahasiswa berharap para siswa SDN 01 Bojongminggir dapat lebih peduli terhadap lingkungan dan mulai membiasakan diri untuk memilah serta memanfaatkan kembali sampah anorganik di sekitar mereka demi masa depan bumi yang lebih bersih.
Editor : Azis



