Jelang SPMB, MKKS Ma’arif NU Jateng Perkuat Citra Sekolah

Jatengx.com, Semarang – Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Ma’arif NU Jawa Tengah menggelar rapat koordinasi dan workshop branding sekolah di Aula Polewali SMA Nasima, Kota Semarang, Sabtu (24/1/2026). Kegiatan ini diikuti 29 pengurus MKKS dari jenjang SD, SMP, hingga SMA.

Rapat yang berlangsung pukul 08.00–15.30 WIB tersebut difokuskan pada pemantapan program kerja tahunan serta penguatan strategi promosi sekolah menjelang Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027. Pembekalan materi dipandu Tim Bidang Pengembangan Sekolah LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah, yakni Heri Nugroho, Supramono, dan Zamah Asy’ari.

Dalam sesi pemaparan, masing-masing perwakilan jenjang mempresentasikan rencana kerja. Ketua MKKS SD Mukhlis memaparkan strategi penguatan layanan pendidikan dasar. Sementara itu, Bendahara MKKS SMP Farrona Durratun A’inina dan Ketua MKKS SMA Sudiro menyampaikan program unggulan yang akan diimplementasikan pada tahun ajaran mendatang.

Kegiatan ini juga diisi workshop bertema Rebranding Sekolah Ma’arif NU Menyambut SPMB 2026/2027. Workshop difasilitasi Direktur Humas, Publikasi, dan Promosi YPI Nasima Muhson bersama jajaran kepala sekolah Nasima sebagai mitra berbagi praktik baik.

Pada sesi diskusi, Kepala SD Nasima Lulu’ Arifatun Munasyiroh, Kepala SMP Nasima Yudina Tri Heryanti, serta Kepala SMA Nasima Sri Utami memaparkan solusi atas persoalan riil di lapangan. Mereka juga berbagi pengalaman tentang pengelolaan program sekolah yang dinilai efektif dalam membangun citra dan kepercayaan publik.

Wakil Ketua LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Tsalis Syaifudin menekankan pentingnya optimalisasi potensi sekolah-sekolah Ma’arif. Ia menilai, selama ini publik masih memandang Ma’arif NU identik dengan madrasah, padahal terdapat ratusan sekolah umum di bawah naungan Ma’arif yang memiliki potensi besar.

“Sekolah Ma’arif itu ibarat intan yang sudah ditemukan dan tinggal diasah. Peran MKKS di tingkat wilayah hingga cabang diharapkan menjadi katalisator nyata bagi kemajuan sekolah-sekolah Ma’arif,” kata Tsalis.

Sekretaris YPI Nasima Dwi Sukaningtyas menambahkan, MKKS memiliki peran strategis sebagai wadah silaturahmi sekaligus koordinasi antarsekolah. Menurut dia, kepala sekolah dan pengurus perlu terus mengembangkan kapasitas diri agar adaptif, inovatif, dan mampu membangun jejaring kolaborasi.

“Sekolah Nasima berkomitmen menjadi mitra berbagi praktik baik dalam pengelolaan sekolah yang berkualitas,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab dan penyusunan draf final program kerja MKKS yang akan dilaksanakan sepanjang tahun ajaran mendatang. Melalui workshop ini, sekolah-sekolah Ma’arif NU di Jawa Tengah diharapkan lebih siap membangun branding yang kuat serta strategi komunikasi yang profesional dalam menghadapi persaingan penerimaan siswa baru.

Editor: Zainudin

By Jatengx

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *