Jatengx.com, Semarang – Mahasiswa KKN UPGRIS kelas karyawan kenalkan alat destilasi untuk mengatasi melonjaknya volume sampah plastik. Alat destilasi merupakan alat yang digunakan untuk menyuling sampah plastik menjadi bahan bakar minyak (BBM).
Program berlangsung di Kelurahan Bongsari, Kecamatan Semarang Barat (1/2/2026) bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah plastik serta memperkenalkan alternatif pemanfaatan sampah plastik agar memiliki nilai guna dan nilai ekonomi. Sosialisasi ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN UPGRIS dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan dan pengurangan volume sampah plastik di wilayah perkotaan.
Kegiatan sosialisasi dihadiri oleh Ibu Lurah Bongsari, Ketua RW 1 hingga RW 8, serta perwakilan masing-masing RW sebanyak satu orang, dan Ketua Karang Taruna Kelurahan Bongsari. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan dukungan terhadap inovasi pengelolaan sampah yang diperkenalkan oleh mahasiswa KKN.
Dalam pemaparannya, mahasiswa KKN Universitas PGRI Semarang Kelas Karyawan menjelaskan cara kerja alat destilasi sampah plastik yang mampu mengolah sampah plastik tertentu menjadi BBM melalui proses pemanasan dan penyulingan. Selain itu, mahasiswa juga menyampaikan potensi manfaat alat tersebut, baik dari sisi lingkungan maupun peluang ekonomi bagi masyarakat.
Koordinator KKN UPGRIS Kelas Karyawan menyampaikan bahwa program ini disusun berdasarkan permasalahan nyata yang dihadapi masyarakat.
“Sampah plastik masih menjadi persoalan utama di lingkungan. Melalui sosialisasi ini, kami berharap masyarakat memperoleh wawasan baru bahwa sampah plastik dapat dikelola secara inovatif dan bernilai guna,” ujarnya.
Ibu Lurah Bongsari menyambut baik pelaksanaan kegiatan sosialisasi tersebut. Ia menilai inovasi yang diperkenalkan mahasiswa KKN relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dapat menjadi alternatif solusi pengelolaan sampah plastik di tingkat kelurahan.
“Kegiatan ini memberikan edukasi yang bermanfaat dan membuka wawasan masyarakat tentang pengelolaan sampah berbasis teknologi sederhana,” ungkapnya.
Para peserta sosialisasi terlihat antusias mengikuti kegiatan, ditandai dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang aktif. Perwakilan RW dan Karang Taruna juga menyampaikan ketertarikannya untuk mengkaji lebih lanjut penerapan alat destilasi sampah plastik sebagai bagian dari program lingkungan di wilayah masing-masing.
Melalui program sosialisasi ini, mahasiswa KKN Universitas PGRI Semarang Kelas Karyawan menunjukkan peran aktifnya sebagai agen perubahan di masyarakat. Kegiatan ini menegaskan bahwa KKN tidak hanya berorientasi pada kewajiban akademik, tetapi juga berkontribusi nyata dalam menghadirkan solusi inovatif bagi permasalahan lingkungan di Kelurahan Bongsari.
Penulis: Tim KKN UPGRIS Kelompok 2 Bongsari Kelas Karyawan
Editor: Azis

