Jatengx.com, Kab. Semarang – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) melaksanakan program kerja berupa edukasi penggunaan gadget secara bijak, sehat, dan bertanggung jawab bagi siswa Sekolah Dasar. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada anak-anak mengenai manfaat gadget sebagai media pembelajaran sekaligus mengenalkan dampak negatif yang dapat timbul apabila gadget digunakan secara berlebihan tanpa pengawasan. Program edukasi ini juga menekankan pentingnya pengaturan waktu penggunaan gadget agar tidak mengganggu kegiatan belajar, istirahat, serta interaksi sosial anak.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh mahasiswa KKN UPGRIS dan di ikuti oleh siswa kelas 1-6 SD Negeri 1 Kalongan, dengan pendamping dari guru kelas.
Program edukasi dilaksanakan pada Jum’at, 06 Februari 2026, pada pukul 07.00-08.00 WIB.
Pengisian materi oleh mahasiswa KKN UPGRIS (Sumber Foto: Candra)
Program ini dilaksanakan karena meningkatnya penggunaan gadget pada anak usia sekolah dasar yang tidak diimbangi dengan pemahaman mengenai batasan dan cara penggunaan yang benar. Penggunaan gadget yang berlebihan dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, seperti menurunnya konsentrasi belajar, berkurangnya aktivitas fisik, gangguan kesehatan mata, serta menurunnya interaksi sosial dengan teman sebaya. Oleh karena itu, mahasiswa KKN merasa perlu memberikan edukasi sejak dini agar siswa mampu memanfaatkan gadget secara positif, khususnya untuk menunjang kegiatan belajar dan mencari informasi yang bermanfaat.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, diawali dengan pembukaan dan perkenalan mahasiswa KKN kepada siswa. Selanjutnya, mahasiswa menyampaikan materi menggunakan media presentasi sederhana, poster edukatif, serta pemutaran video singkat mengenai penggunaan gadget yang sehat. Materi yang diberikan meliputi pengertian gadget, manfaat gadget dalam pembelajaran, dampak negatif penggunaan berlebihan, pentingnya pembatasan waktu layar (screen time), serta cara memilih konten yang sesuai dengan usia anak.
Untuk meningkatkan partisipasi siswa, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi interaktif, sesi tanya jawab, dan kuis edukatif yang disertai pemberian hadiah sederhana bagi siswa yang aktif. Pada akhir kegiatan, mahasiswa KKN mengajak siswa membuat komitmen bersama untuk menggunakan gadget secara bijak, seperti membatasi waktu bermain, tidak menggunakan gadget saat jam pelajaran, serta tetap mengutamakan belajar dan bermain di luar ruangan.
Kegiatan berlangsung dengan tertib, penuh antusiasme, dan mendapat respon positif dari pihak sekolah. Diharapkan melalui program kerja ini, siswa dapat lebih memahami cara penggunaan gadget yang sehat serta mendapatkan pendampingan dari guru dan orang tua dalam mengawasi penggunaan gadget di lingkungan rumah maupun sekolah.
Editor: Azis

