Mahasiswa memberikan edukasi sekaligus demonstrasi pemanfaatan galon bekas jadi irigasi tetes
Jatengx.com, Kendal — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Tim II Universitas Diponegoro (Undip) mengenalkan sistem irigasi tetes sederhana kepada masyarakat Desa Lebosari, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal. Sistem tersebut dibuat dengan memanfaatkan barang bekas sebagai alternatif penyiraman tanaman yang lebih praktis dan hemat air.
Program bertajuk “Irigasi Tetes Sederhana dari Barang Bekas” itu dilaksanakan pada Sabtu (15/8/2026). Kegiatan menyasar masyarakat Desa Lebosari, terutama yang melakukan budidaya tanaman cabai dalam polybag.
Kegiatan berangkat dari kebutuhan penyiraman tanaman secara rutin serta keterbatasan air yang dapat menjadi kendala dalam pemeliharaan tanaman. Melalui program tersebut, mahasiswa KKN mengajak masyarakat mengenal metode irigasi tetes yang dapat dibuat menggunakan bahan sederhana dan mudah ditemukan di lingkungan sekitar.
Mahasiswa memberikan edukasi sekaligus demonstrasi mengenai cara membuat dan menggunakan sistem tersebut. Prototipe yang diperkenalkan memanfaatkan galon sebagai wadah air dan selang untuk mengalirkan air secara perlahan ke media tanam.
Ketua Tim KKN Desa Lebosari, Hanifatun Nabila, mengatakan pemanfaatan barang bekas dipilih agar teknologi tersebut mudah diterapkan masyarakat tanpa membutuhkan biaya besar.
“Kami memanfaatkan barang-barang sederhana yang mudah ditemukan di sekitar masyarakat. Harapannya, sistem irigasi tetes ini dapat membantu penyiraman tanaman sekaligus menjadi alternatif untuk penggunaan air yang lebih efisien,” ujar Hanifatun.
Dalam demonstrasi, masyarakat diperlihatkan cara mengatur aliran air agar dapat menetes secara perlahan menuju tanaman. Sistem tersebut memungkinkan air diberikan secara lebih terarah ke media tanam sehingga penyiraman tidak perlu dilakukan secara manual dalam waktu yang sama untuk seluruh tanaman.
Selain membantu kebutuhan penyiraman tanaman cabai, kegiatan ini juga memperkenalkan pemanfaatan kembali barang yang sudah tidak terpakai.
Pendekatan sederhana tersebut, masyarakat dapat membuat perangkat irigasi sendiri dan menyesuaikannya dengan kondisi tanaman serta kebutuhan air.
Melalui program ini, mahasiswa KKN Undip berharap masyarakat Desa Lebosari dapat menerapkan sistem irigasi tetes secara mandiri. Teknologi sederhana tersebut juga diharapkan dapat dikembangkan untuk berbagai jenis tanaman lain, sekaligus mendorong praktik budidaya yang lebih efisien dalam penggunaan air.
Penulis: Hanifatun Nabila
Kontak Media/Humas Kelompok: kknlebosari2026@gmail.com
Editor: Azis



