Mahasiswa paparkan materi keselamatn dan kesehatan kerja dalam pemasangan penerangan jalan umum
Jatengx.com, Klaten – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro (UNDIP) 2026 memberikan edukasi mengenai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) melalui program “Panduan Singkat Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU)” kepada warga Desa Turus, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Lapangan Desa Turus, Mrisen, dengan sasaran warga yang sedang melakukan pekerjaan pembuatan tanggul. Edukasi ini dilakukan sebagai bentuk upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya keselamatan kerja, khususnya dalam melakukan pekerjaan yang memiliki potensi risiko kecelakaan.
Program edukasi tersebut diprakarsai oleh Nathaniel Farhan Putra Satria, mahasiswa Jurusan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang tergabung dalam KKN Tim II UNDIP Desa Turus.
Dalam pelaksanaannya, Nathaniel menyampaikan materi secara langsung kepada warga dengan menggunakan panduan yang telah disiapkan.
Materi yang diberikan mencakup pengenalan potensi bahaya dalam pekerjaan pemasangan PJU, penggunaan alat pelindung diri (APD), serta langkah-langkah dasar untuk bekerja secara aman. Warga juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya memperhatikan kondisi lingkungan kerja, penggunaan peralatan yang sesuai, serta menjaga keselamatan diri dan orang lain selama bekerja.
“Keselamatan kerja bukan hanya penting pada pekerjaan di perusahaan atau industri, tetapi juga pada pekerjaan yang dilakukan sehari-hari di lingkungan masyarakat. Dengan memahami potensi bahaya dan menggunakan perlengkapan keselamatan yang tepat, risiko kecelakaan dapat dikurangi,” ujar Nathaniel.

Selain memberikan edukasi, kegiatan juga disertai dengan pemberian sarung tangan kerja kepada warga sebagai salah satu bentuk dukungan terhadap penerapan penggunaan APD. Sarung tangan tersebut diharapkan dapat digunakan warga ketika melakukan pekerjaan yang berpotensi menyebabkan cedera pada tangan.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan adanya diskusi dan komunikasi langsung antara mahasiswa dan warga. Antusiasme warga terlihat dari keterlibatan mereka selama penyampaian materi hingga sesi dokumentasi bersama.
Melalui kegiatan ini, Nathaniel berharap panduan sederhana mengenai K3 dapat menjadi pengetahuan yang mudah diterapkan oleh masyarakat dalam berbagai aktivitas pekerjaan.
Edukasi tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran bahwa keselamatan kerja merupakan tanggung jawab bersama yang perlu diperhatikan sebelum, selama, dan setelah melakukan pekerjaan.
Program ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN Tim II UNDIP dalam menerapkan ilmu Keselamatan dan Kesehatan Kerja secara langsung di tengah masyarakat Desa Turus.
Dengan adanya edukasi yang sederhana dan aplikatif, masyarakat semakin memahami pentingnya bekerja dengan aman serta mampu menerapkan prinsip K3 dalam aktivitas sehari-hari.
Editor: Azis



