Mahasiswa KKN Tim II Undip memperkenalkan BUDIDALON di Desa Lebosari
Jatengx.com, Kendal – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro (Undip) melaksanakan kegiatan “Inovasi Pengolahan Sampah Galon melalui Edukasi BUDIDALON” di Desa Lebosari, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk edukasi pemanfaatan sampah rumah tangga melalui pengolahan kembali galon bekas menjadi unit BUDIDALON, yaitu media budidaya ikan dan tanaman yang dapat diterapkan secara sederhana dengan memanfaatkan barang bekas.
Kegiatan (21/8) diawali dengan edukasi mengenai pemanfaatan sampah galon yang masih dapat ditemukan sebagai salah satu jenis sampah rumah tangga.
Mahasiswa memperkenalkan konsep pemanfaatan kembali galon bekas agar tidak langsung menjadi limbah, melainkan dapat diolah menjadi media yang memiliki fungsi baru dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Selanjutnya, mahasiswa memperkenalkan konsep BUDIDALON sebagai salah satu bentuk pemanfaatan galon bekas untuk mendukung kegiatan budidaya. Konsep tersebut memadukan pemanfaatan wadah bekas dengan budidaya ikan dan tanaman dalam satu unit sederhana.
Melalui inovasi ini, masyarakat diperkenalkan pada alternatif pengolahan sampah yang tidak hanya berorientasi pada pengurangan limbah, tetapi juga dapat menghasilkan fungsi produktif.
Pada tahap praktik, Shenda Aulia, mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Diponegoro, berperan dalam pembuatan unit BUDIDALON sebagai bentuk penerapan konsep pemanfaatan galon bekas. Proses pembuatan dilakukan dengan memanfaatkan galon bekas yang dimodifikasi menjadi wadah budidaya.
Shenda mempersiapkan bagian-bagian unit, melakukan penyesuaian pada galon, serta merangkai komponen yang diperlukan hingga terbentuk unit BUDIDALON yang siap digunakan.
“Pada kegiatan ini, saya berfokus pada pembuatan unit BUDIDALON sebagai bentuk penerapan dari konsep pemanfaatan galon bekas. Harapannya, masyarakat dapat melihat bahwa sampah yang sudah tidak digunakan masih bisa diolah menjadi sesuatu yang memiliki fungsi dan dapat dimanfaatkan untuk kegiatan budidaya,” jelas Shenda Aulia, mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Diponegoro sekaligus pelaksana kegiatan.

Pembuatan unit BUDIDALON menjadi bagian penting dalam kegiatan karena memberikan contoh secara langsung mengenai proses pengolahan galon bekas menjadi media yang dapat digunakan kembali. Masyarakat tidak hanya memperoleh penjelasan mengenai konsep pengolahan sampah, tetapi juga dapat melihat bentuk dan tahapan pembuatan unit secara nyata.
Melalui kegiatan tersebut, galon bekas yang sebelumnya berpotensi menjadi sampah diperkenalkan kembali sebagai bahan yang dapat dimanfaatkan. Inovasi ini diharapkan dapat memberikan gambaran kepada masyarakat mengenai penerapan konsep reuse melalui pengolahan barang bekas menjadi sarana yang memiliki nilai guna.
Kegiatan edukasi BUDIDALON juga menjadi bentuk kolaborasi multidisiplin dalam mendukung pemanfaatan sumber daya yang tersedia di lingkungan masyarakat. Peran Fakultas Teknik dalam pembuatan unit menjadi bagian yang mendukung penerapan inovasi, sementara aspek budidaya melengkapi pemanfaatan unit tersebut secara produktif.
Dengan adanya BUDIDALON, mahasiswa KKN Tim II Undip berupaya memperkenalkan alternatif sederhana dalam mengolah sampah galon sekaligus memanfaatkannya untuk kegiatan budidaya. Inovasi ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk lebih kreatif dalam mengelola sampah rumah tangga dan melihat kembali potensi barang bekas sebagai sesuatu yang masih dapat digunakan.
Penulis/Reporter: Shenda Aulia Putri
Fotografer: Hanifatun Alifah
Kontak Media/Humas: kknlebosari2026@gmail.com
Editor: Azis



