Madrasah Bertransformasi Digital, LP Ma’arif NU Pekalongan Latih Guru Coding dan AI

Jatengx.com, Pekalongan – Madrasah mulai menapaki jalur transformasi digital. Pengurus Cabang Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Kabupaten Pekalongan menggelar pelatihan koding dan kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI) bagi guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) selama dua hari, Selasa–Rabu, 6–7 Januari 2026. Kegiatan yang diikuti 105 guru MI ini berlangsung di Rumah Makan Kulu Asri, Karanganyar, Kabupaten Pekalongan.

Pelatihan tersebut menjadi respons cepat LP Ma’arif NU terhadap terbitnya Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 1503 Tahun 2025 tentang Implementasi Kurikulum Madrasah. Dalam kebijakan baru itu, mata pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) ditetapkan sebagai mata pelajaran pilihan untuk kelas V dan VI pada jenjang MI atau SD.

Ketua Panitia Pelatihan, Herru Susanto, mengatakan kegiatan ini dirancang untuk menyiapkan guru madrasah agar tidak tertinggal dalam perubahan kurikulum. “Kami ingin guru MI memiliki pemahaman awal yang kuat tentang koding dan AI sehingga siap mengimplementasikan KMA 1503 Tahun 2025 di madrasah masing-masing,” ujar Herru dalam laporan pembukaan kegiatan.

Untuk menjaga efektivitas pembelajaran, peserta dibagi dalam dua gelombang. Selama pelatihan, para guru mendapatkan materi dasar koding serta pengenalan pemanfaatan AI dalam pembelajaran. Materi teknis disampaikan oleh Muhammad Fahmi Latif, sarjana komputer dan guru di SMAN Kedungwuni.

Selain materi teknis, pelatihan juga memuat penjelasan kebijakan pendidikan. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pekalongan, Ahmad Farid, menegaskan pentingnya kesiapan madrasah dalam merespons perubahan regulasi. “Madrasah tidak boleh tertinggal. Regulasi sudah berubah dan satuan pendidikan harus segera menyesuaikan,” kata Farid.

Menurut Farid, KMA 1503 Tahun 2025 menekankan dua pendekatan utama, yakni Pembelajaran Mendalam (deep learning) dan Kurikulum Berbasis Cinta. Kedua pendekatan tersebut, kata dia, diharapkan mampu membuat proses pembelajaran di madrasah lebih bermakna, kontekstual, dan humanis. Ia juga mengapresiasi inisiatif LP Ma’arif NU yang dinilainya sebagai bentuk sinergi nyata antara Kementerian Agama dan penyelenggara pendidikan. “Ini bagian dari kolaborasi yang terus kami bangun untuk meningkatkan mutu pendidikan madrasah,” ujarnya.

Ketua LP Ma’arif NU Kabupaten Pekalongan, Daenuri, menyebut pelatihan koding dan AI sebagai langkah strategis dalam menjawab tantangan zaman. “AI bukan lagi masa depan, tetapi sudah menjadi alat kerja hari ini. Guru tidak boleh gagap teknologi,” katanya.

Daenuri menilai pengenalan AI di madrasah tidak semata soal penguasaan teknis, tetapi juga berkaitan dengan pembentukan cara berpikir siswa. Pembelajaran koding dan AI, menurut dia, dapat menumbuhkan kemandirian, kreativitas, serta kemampuan berpikir logis dan sistematis. “Guru adalah garda terdepan. Jika gurunya melek teknologi, siswa madrasah akan mampu bersaing secara global. Namun teknologi tetap hanya wasilah, peran utama ada pada guru,” ujarnya.

Dalam penutup sambutannya, Daenuri menekankan pentingnya filosofi “3P” bagi madrasah: penampilan, pelayanan, dan prestasi. Penampilan madrasah harus tertata dan menarik, pelayanan kepada siswa serta orang tua harus prima, dan prestasi—baik akademik maupun nonakademik—perlu terus ditingkatkan.

Pembukaan pelatihan ini dihadiri sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan pendidikan, antara lain Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pekalongan, Ketua LP Ma’arif NU Kabupaten Pekalongan, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kankemenag Kabupaten Pekalongan Moh. Irkham, para pengawas MI, serta jajaran pengurus LP Ma’arif NU.

Melalui pelatihan ini, LP Ma’arif NU Kabupaten Pekalongan berharap guru MI semakin siap menghadapi transformasi digital pendidikan dan mampu mengajarkan koding serta AI secara bijak, kreatif, dan selaras dengan nilai-nilai keislaman serta kemanusiaan yang menjadi ruh pendidikan madrasah.

Kontributor: Muhammad Syaikhul Alim

By Jatengx

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *