
Jatengx.com, Klaten– Mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) dalam program Magang Hibah Pembelajaran Berdampak (JARPAK) di LPTP Surakarta turut mendampingi pelaksanaan kegiatan launching korporasi petani di Desa Pundungan Kecamatan Juwiring, Kab Klaten pada Selasa (2/6/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu langkah awal dalam upaya penguatan kelembagaan petani dan pengembangan sistem pertanian yang lebih terintegrasi guna meningkatkan kesejahteraan petani di Desa Pundungan.
Kegiatan launching dihadiri oleh Ketua Kelompok Tani Budi Santoso dan Budi Raharjo, Ketua KDMP (Koperasi Merah Putih), Kepala Desa Pundungan, serta perwakilan Perangkat Desa Pundungan. Kehadiran berbagai pihak tersebut menunjukkan dukungan dan komitmen bersama dalam mewujudkan pengembangan korporasi petani sebagai model pengelolaan pertanian yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Korporasi petani yang diluncurkan ini merupakan bagian dari program pendampingan yang dilakukan oleh Mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) pada Program Magang Hibah Jarpak di LPTP Surakarta di Desa Pundungan, dimana program ini adalah hasil inisiasi dari LPTP Surakarta dan Kepala Desa Pundungan. Program ini bertujuan untuk memperkuat kelembagaan petani, meningkatkan kerja sama antarpetani, serta mendorong pengelolaan usaha tani yang lebih profesional dan berorientasi pada peningkatan nilai ekonomi hasil pertanian.
Tidak hanya mendampingi pelaksanaan launching, Mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) juga berperan aktif dalam proses penguatan kelembagaan korporasi petani melalui pendampingan penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan administrasi organisasi. Penyusunan SOP dilakukan sebagai pedoman dalam pelaksanaan kegiatan korporasi petani agar berjalan lebih terarah, tertib, dan berkelanjutan. Selain itu, pendampingan administrasi dilakukan untuk membantu pengelolaan dokumen, pencatatan kegiatan, serta tata kelola organisasi yang baik sehingga korporasi petani memiliki fondasi kelembagaan yang kuat sejak awal pembentukannya.

Pada tahap awal, launching korporasi petani ini dilaksanakan dalam lingkup internal sebagai lahan percontohan bagi para petani Desa Pundungan. Melalui model percontohan ini, petani dapat mengamati secara langsung proses pelaksanaan dan manfaat yang dihasilkan dari penerapan konsep korporasi petani sebelum nantinya dikembangkan secara lebih luas.
Kegiatan dilaksanakan di lahan milik Kepala Desa Pundungan yaitu Bapak Danang Setiawan S.E yang ditetapkan sebagai lokasi percontohan korporasi petani. Lahan tersebut diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran bagi petani dalam menerapkan sistem pengelolaan pertanian yang lebih terorganisir, produktif, dan berkelanjutan.
“Kami berharap melalui pelaksanaan kegiatan koordinasi ini yang melibatkan kepala desa, kepala KDMP, dan ketua kelompok tani dapat memperkuat sinergi di antara semua pihak. Pendampingan ini adalah langkah strategis agar kita tidak hanya berhenti di tahap sosialisasi, tetapi bersama-sama menyusun SOP dan administrasi yang jelas, sehingga operasional korporasi petani di Desa Pundungan dapat berjalan lebih baik dan terarah.” Ungkap Muhammad Naufal selaku ketua Magang Hibah Jarpak.
Dengan adanya launching ini, Desa Pundungan menunjukkan komitmennya dalam mendorong inovasi dan pengembangan sektor pertanian. Apabila program percontohan ini berhasil, korporasi petani diharapkan dapat menjadi model yang dapat diterapkan secara lebih luas oleh petani Desa Pundungan maupun wilayah lainnya.
Penulis : Mahasiswa Magang Hibah Jarpak uns
Editor : Azis



